Sekilas Kontak

Berdiri

1980

Alamat Lengkap

Desa Ungkal Kecamatan Conggeang

Akun Facebook

Desa Ungkal


Lokasi


Akses Lokasi
  1. Berada di pinggir jalan besar
  2. Bisa diakses menggunakan berbagai jenis kendaraan baik roda dua maupun roda empat
  3. Tidak dilalui Angkutan Umum

Desa Ungkal merupakan sebuah desa yang berada di wilayah Kecamatan Conggeang. Letaknya di bagian timur laut wilayah kecamatan dan berbatasan langsung dengan Kecamatan Ujungjaya dan Kabupaten Indramayu di bagian utaranya. Jika dilihat dari pusat kecamatan, lokasinya berada di timur laut juga dengan jarak 4 kilometer.

Pada awalnya, Desa Ungkal merupakan bagian dari Desa Conggeang. Namun semenjak tahun 1980, Desa Ungkal berdiri sendiri setelah dilakukan pemekaran Desa Conggeang menjadi tiga desa, yaitu Desa Conggeang Kulon, Desa Conggeang Wetan dan Desa Ungkal.

Berdasarkan data Potensi Kecamatan Conggeang tahun 2013, Desa Ungkal memiliki status sebagai pedesaan dengan klasifikasi sebagai desa swakarsa. Berdasarkan data yang sama, secara topografi wilayah Desa Ungkal memiliki bentuk bentang permukaan tanah berupa lereng. Ketinggian wilayah dimana kantor desa berada sekitar 246 meter di atas permukaan laut. Secara geografis, wilayah Desa Ungkal dibatasi oleh wilayah-wilayah sebagai berikut: Kabupaten Indraamayu, Desa Cibuluh Kecamatan Ujungjaya di sebelah utara, Desa Sakurjaya Kecamatan Ujungjaya di sebelah timur, Desa Cipelang, Desa Babakan Asem dan Desa Cacaban di sebelah selatan, Desa Karanglayung di sebelah baratnya. Sementara secara administratif, Desa Ungkal terdiri atas dua dusun yaitu Dusun Sukaluyu dan Dusun Sukahaji. Dan jumlah Rukun Warga dan Rukun Tetangganya masing-masing 2 RW dan 7 RT.

Berdasarkan data Pendataan Potensi Desa tahun 2014, luas total wilayah Desa Ungkal pada tahun 2013 sebesar 3,8 km persegi. Luas wilayah tersebut terbagi ke dalam beberapa peruntukan seperti sebagai lahan pertanian, lahan perumahan dan pekarangan. Luas lahan yang dipergunakan sebagai lahan pertanian sebesar 2,51 km persegi yang terbagi ke dalam dua jenis yaitu lahan pesawahan dengan luas 1,5 km persegi dan lahan pertanian bukan pesawahan seluas 1,01 km persegi. Sisanya seluas 1,29 km persegi dipergunakan sebagai lahan lainnya seperti sebagai lahan pemukiman dan pekarangan, lahan fasilitas umum, dan pemakaman.

Berdasarkan data Registrasi Penduduk Kecamatan Conggeang tahun 2013, jumlah penduduk yang mendiami wilayah Desa Ungkal sebanyak 649 jiwa. Rinciannya sebanyak 332 jiwa berjenis kelamin laki-laki ditambah 317 jiwa berjenis kelamin perempuan. Jumlah kepala keluarganya sebanyak 250 KK. Kepadatan penduduk Desa Ungkal sebanyak 171 orang untuk tiap kilometer persegi luas wilayahnya.

Berkaitan dengan mata pencahariannya, sebagian besar penduduk Desa Ungkal bekerja di sektor pertanian baik sebagai petani maupun sebagai buruh tani. Hal ini erat kaitannya dengan potensi alam Desa Ungkal yang sangat subur yang dipergunakan sebagai lahan pesawahan dan ladang. Bidang lainnya yang digeluti sebagian kecil penduduk Desa Ungkal adalah sektor industri rumah tangga, perdagangan dan peternakan. Sektor pertanian yang ada di Desa Ungkal didominasi oleh area pesawahan yang menghasilkan produk utama berupa padi. Padi tidak hanya dihasilkan oleh lahan pesawahan namun juga ada yang dihasilkan oleh lahan huma. Lahan pertanian di Desa Ungkal juga menghasilkan berbagai jenis buah-buahan seperti pisang, mangga, kelapa, rambutan, sawo, jeruk, dan belimbing. Sektor peternakan berkaitan dengan hewan ternak dari jenis kerbau, domba, kambing dan berbagai jenis unggas seperti ayam kampung dan ayam broiler. Tak ketinggalan juga bidang kehutanan yang menghasilkan berbagai jenis kayu seperti kayu jati dan kayu mahoni.

Sementara industri rumah tangga yang berada di Desa Ungkal berkaitan dengan pengolahan makanan. Ada beberapa jenis industri pengolahan makanan yang berada di Desa Ungkal, diantaranya adalah produksi rangginang, jahe instan, dan dodol singkong. Selain pengolahan makanan ada juga industri berbasis kayu yaitu pembuatan kolotok.

Berkaitan dengan sosial budaya, di Desa Ungkal ada budaya yang dinamakan Poyok Ungkal. Poyok Ungkal sudah terkenal ke mana-mana dan sudah berjalan turun-temurun. Sampai sekarang Poyok Ungkal masih terpelihara dengan baik.

(Dari berbagai sumber termasuk BPS Kabupaten Sumedang dan Ungkal)

Penulis

Kontributor: AMID 'Abdul Malik Imanuddin'

Diterbitkan pada 31 Maret 2016

Sharing

Detail Kontak

Komentar

Pemberitahuan!

Silakan lengkapi data komentar Anda...

Iklan Sumedang

Media Sosial

Grup Facebook Counting...
Grup Sumedang Tandang
Fan Page Facebook Counting...
@sutanyangka
Akun Facebook Counting...
@sumedang.tandang.7
Instagram Counting...
@sumedang.tandang
Twitter Counting...
@sumedangtandang
Google Plus Counting...
+SumedangTandangsumedangtandang