Sekilas Kontak

Berdiri

26 Juni 1982

Alamat Lengkap

Jalan Raya Cikareo Wado Sumedang

Akun Google+

Cikareo Utara


Lokasi


Akses Lokasi
  1. Berlokasi di pinggir jalan raya Sumedang - Malangbong
  2. Bisa diakses menggunakan berbagai jenis kendaraan baik roda dua maupun roda empat

Desa Cikareo Utara merupakan sebuah desa yang berada di wilayah Kecamatan Wado. Lokasinya dekat dengan pusat kota kecamatan, di sebelah selatan ibu kota Kecamatan Wado dengan jarak kurang dari satu km. Wilayahnya dilalui jalan propinsi yang menghubungkan kawasan Sumedang dengan Malangbong di Kabupaten Garut.

Berdasarkan catatan sejarah, Desa Cikareo Utara merupakan desa pokok yang dimekarkan pada tahun 1982. Sebelum tahun 1982, Desa Cikareo Utara meliputi wilayah Desa Cikareo Utara ditambah wilayah Desa Cikareo Selatan. Pada tahun 1982 tepatnya pada tanggal 26 Juni, ketika Desa Cikareo di bawah pimpinan seorang, Polisi Pamong Praja Bapak Kusmayadi, dimekarkan menjadi dua desa yaitu Desa Cikareo Utara dan Desa Cikareo Selatan. Jika Desa Cikareo Selatan memiliki wilayah di bagian selatan, Desa Cikareo Utara memiliki wilayah di bagian utara dan berbatasan langsung dengan Desa Wado.
Berdasarkan data Kecamatan Wado dalam Angka tahun 2015, pada tahun 2014 Desa Cikareo Utara memiliki status sebagai pedesaan dengan klasifikasi sebagai desa swadaya. Secara topografis, Desa Cikareo Utara memiliki bentuk bentang permukaan tanah berupa perbukitan dengan ketingian dimana kantor desa berada sekitar 382 meter di atas permukaan laut. Secara geografis, Desa Cikareo Utara dibatasi oleh wilayah-wilayah sebagai berikut: Desa Wado dan Desa Mulyajaya di sebelah utara, Desa Mulyajaya di sebelah timur, Desa Cikareo Selatan di sebelah selatan serta Desa Cipasang Kecamatan Cibugel dan Desa Sukapura di sebelah baratnya. Secara administratif, Desa Cikareo Utara terbagi ke dalam empat buah dusun yaitu Dusun Nagrak, Dusun Cibatu, Dusun Awilega dan Dusun Gandoang. Sementara jumlah Rukun Warga dan Rukun Tetangganya masing-masing sebanyak lima RW dan 19 RT.

Kemudian berkaitan dengan luas wilayahnya, Desa Cikareo Selatan memiliki luas wilayah sekitar 215 hektar. Luas wilayah tersebut terbagi ke dalam beberapa penggunaan seperti sebagai lahan pesawahan, perkebunan, pemukiman, dan lahan lainnya. Berdasarkan data yang disajikan oleh KKNM Unpad Desa Cikareo Utara, penggunaan lahan di Desa Cikareo Utara adalah sebagai berikut. Sebesar 79 hektar dipergunakan sebagai lahan pesawahan dan lahan perkebunan menghasilkan porsi seluas 103,35 hektar. Lahan yang dipergunakan sebagai pemukiman dan pekarangan sebesar 93,52 hektar. Sisanya dipergunakan untuk keperluan lainnya seperti lahan peternakan seluas 0,28 hektar, lahan kolam seluas 0,2 hektar dan saluran irigasi menghabiskan lahan seluas 2 hektar. Dengan demikian, lahan yang dipergunakan untuk sektor pertanian yang menjadi yang dominan.

Terkait jumlah penduduknya, pada tahun 2014 berdasarkan data Kecamatan Wado dalam Angka tahun 2015, jumlah penduduk yang mendiami wilayah Desa Cikareo Utara sebanyak 4.090 jiwa. Dengan rincian sebanyak 2.079 jiwa berjenis kelamin laki-laki ditambah 2.011 jiwa berjenis kelamin perempuan. Jumlah kepala keluarganya sebanyak 1.476 KK (data pada tahun 2013). Kepadatan penduduk Desa Cikareo Utara sebesar 209 jiwa untuk tiap kilometer persegi luas wilayahnya.

Walaupun lahan wilayah Desa Cikareo Utara didominasi dengan lahan pertanian terutama lahan perkebunan, namun mata pencaharian penduduk Desa Cikareo Utara tidak terlalu didominasi oleh bidang pertanian. Jika dilihat dari data Kecamatan Wado dalam Angka tahun 2015, pada tahun 2014 dan 2013 penduduk Desa Cikareo Utara yang bekerja di sektor pertanian dengan sektor jasa tidak terlalu jauh perbedaannya. Ini dimungkinkan berkaitan erat dengan posisi wilayah Desa Cikareo Utara yang sangat berdekatan dengan pusat Kecamatan Wado dan dilewati jalan raya Sumedang - Malangbong. Selain sektor pertanian dan jasa, sektor perdagangan juga berkembang di Desa Cikareo Utara. Kemudian sebagian kecil lainnya bekerja di sektor konstruksi, industri dan transportasi.

Untuk lahan pesawahan, sebagaimana desa yang lainnya, menghasilkan produk utama berupa padi. Selain menghasilkan padi, lahan tersebut juga menghasilkan berbagai produk dari jenis palawija. Kemudian lahan perkebunannya menghasilkan prudok berupa berbagai jenis buah-buahan seperti pisang, rambutan, pepaya, mangga, delima dan sirsak. Sebagian penduduk Desa Cikareo Utara juga ada yang memelihara berbagai jenis ikan air tawar seperti ikan mas, ikan nila, ikan mujair, ikan lele dan ikan patin. Untuk peternakannya dari jenis ayam, burung hias, dan kambing.

Untuk sektor industri, sektor yang berkembang adalah industri skala kecil dan rumah tangga. Jenis industrinya berkaitan dengan pengolahan makanan dan pembuatan bata dan genteng serta pengolahan kayu. Pengolahan makanan yang digeluti penduduk Desa Cikareo Utara salah satunya adalah pembuatan sale pisang. Kemudian pengolahan kayu dengan adanya pengrajin furniture seperti meja dan kursi serta alat furniture lainnya.

Bidang seni budaya, di Desa Cikareo Utara masih terpelihara beberapa jenis kesenian tradisional. Kesenis tradisional Sunda di Desa Cikareo Utara dilestarikan dengan adanya kelompok dan organisasi kesenian yang dibina oleh pemerintah. Kesenian tradisional yang masih terpelihara diantaranya adalah Seni Calung, Wayang Golek, Singa Depok, Reog, Jaipong, Kuda Renggong, Pencak Silat, Kliningan, Beluk, Upacara Adat dan Degung serta Kuda Lumping. Ditambah dengan adanya seni Kuda Singa yang terkenal dari Dusun Gandoang dan Jaipong Sekarwangi yang terkenal dari Dusun Awilega. Kesenian Kuda Singa dari Dusun Gandoang masih sering tampil di berbagai acara di Sumedang. Dan kesenian Kuda Lumping pernah menorehkan prestasi sebagai juara I tingkat kabupaten di Festival Budaya yang pernah diadakan pemerintah Kabupaten Sumedang.

Berkaitan dengan sektor pariwisata, belum mendapatkan informasi dan datanya. Untuk sementara yang bisa dikembangkan adalah wisata ziarah ke makam atau situs keramat yang berada di wilayah Desa Cikareo Utara. Ada tiga situs makam keramat yang berlokasi di Desa Cikareo Utara yaitu Situs Makam Bakanjati, Situs Makam Gandoang, dan Situs Makam Awilega Peuntas.

(Sumber: dari berbagai sumber termasuk BPS Kabupaten Sumedang dan KKNM Unpad)

Penulis

Kontributor: AMID 'Abdul Malik Imanuddin'

Diterbitkan pada 24 September 2016

Sharing

Detail Kontak

Komentar

Pemberitahuan!

Silakan lengkapi data komentar Anda...

Iklan Sumedang

Media Sosial

Grup Facebook Counting...
Grup Sumedang Tandang
Fan Page Facebook Counting...
@sutanyangka
Akun Facebook Counting...
@sumedang.tandang.7
Instagram Counting...
@sumedang.tandang
Twitter Counting...
@sumedangtandang
Google Plus Counting...
+SumedangTandangsumedangtandang