Sekilas Kontak

Berdiri

1982

Alamat Lengkap

Jalan Raya Cikareo Kecamatan Wado

Web Site

Desa Cikareo Selatan

Akun Google+

Desa Cikareoselatan


Lokasi


Akses Lokasi
  1. Berlokasi di pinggir jalan raya yang menghubungkan Sumedang dengan Malangbong, Garut
  2. Bisa diakses menggunakan berbagai jenis kendaraan baik roda dua maupun roda empat

Desa Cikareo Selatan merupakan sebuah desa yang berada di wilayah Kecamatan Wado. Lokasinya berada di bagian barat wilayah kecamatan dan berbatasan langsung dengan Desa Cipasang Kecamatan Cibugel melewati Sungai Cimanuk. Jika dilihat dari pusat Kecamatan Wado, posisi Desa Cikareo Selatan berada di sebelah selatannya dengan jarak sekitar satu kilometer.

Berdasarkan catatan sejarah, pada awalnya Desa Cikareo Selatan bersatu dengan Desa Cikareo Utara. Namun semenjak tahun 1982, Desa Cikareo Utara dimekarkan menjadi dua Desa yaitu Desa Cikareo Utara sebagai desa pokok dan Desa Cikareo Selatan sebagai desa pemekaran. Sesuai dengan namanya, Desa Cikareo Selatan memiliki wilayah di bagian selatan sementara Cikareo Utara di bagian utaranya.Berdasarkan data Kecamatan Wado dalam Angka tahun 2015, pada tahun 2014 Desa Cikareo Selatan memiliki status sebagai pedesaan dengan klasifikasi sebagai desa swadaya. Secara topografis, Desa Cikareo Selatan memiliki bentuk bentang permukaan tanah berupa perbukitan dengan ketingian dimana kantor desa berada sekitar 345 meter di atas permukaan laut. Secara geografis, Desa Cikareo Selatan dibatasi oleh wilayah-wilayah sebagai berikut: Desa Cikareo Utara di sebelah utara, Desa Mulyajaya di sebelah timur, Desa Sukajadi di sebelah selatan serta Desa Cipasang Kecamatan Cibugel di sebelah baratnya. Secara administratif, Desa Cikareo Selatan terbagi ke dalam lima buah dusun yaitu Dusun Elos, Dusun Cilandak, Dusun Warung, Dusun Bunter dan Dusun Cibitung. Sementara jumlah Rukun Warga dan Rukun Tetangganya masing-masing sebanyak 6 RW dan 20 RT.

Kemudian berkaitan dengan luas wilayahnya, Desa Cikareo Selatan memiliki luas wilayah sekitar 339 hektar. Luas wilayah tersebut terbagi ke dalam beberapa penggunaan seperti sebagai lahan petanian, pemukiman, tegalan, dan fasilitas umum. Berdasarkan data KKNM Unpad di Desa Cikareo Selatan tahun 2013, penggunaan lahan di Desa Cikareo Selatan adalah sebagai berikut: sebagai lahan pesawahan seluas 162 hektar yang terbagi ke dalam tige jenis lahan yaitu lahan pesawahan dengan irigasi teknis seluas 123 hektar, lahan pesawahan dengan sistem irigasi setengah teknis seluas 27 hektar ditambah 12 hektar berupa lahan pesawhan tadah hujan. Lahan yang dipergunakan sebagai perkebunan seluas 53 hektar yang terbagi ke dalam dua jenis yaitu lahan perkebunan rakyat dan lahan perkebunan swasta. Kemudian lahan yang dipergunakan sebagai lahan ladang atau tegalan seluas 171 hektar. Seluas 87 hektar dipergunakan sebagai lahan pemukiman dan pekarangan. Sisanya merupakan lahan yang dipergunakan sebagai fasilitas umum seperti lahan kas desa dan lapangan olahraga.

Terkait jumlah penduduknya, pada tahun 2014 berdasarkan data Kecamatan Wado dalam Angka tahun 2015, jumlah penduduk yang mendiami wilayah Desa Cikareo Selatan sebanyak 3.948 jiwa. Dengan rincian sebanyak 1.989 jiwa berjenis kelamin laki-laki ditambah 1.959 jiwa berjenis kelamin perempuan. Jumlah kepala keluarganya sebanyak 1.247 KK (pada tahun 2013). Kepadatan penduduk Desa Cikareo Selatan sebesar 190 jiwa untuk tiap kilometer persegi luas wilayahnya.

Dengan penggunaan lahan yang diperuntukan sebagai lahan pertanian yang sangat besar, tidak mengherankan jika sebagian besar penduduk Desa Cikareo Selatan bekerja di sektor pertanian, baik sebagai petani maupun buruh tani. Selain sektor pertanian, sebagian kecil penduduk Desa Cikareo Selatan bekerja di sektor transportasi, perdagangan, jasa dan konstruksi serta industri.

Sektor pertanian di Desa Cikareo Selatan menghasilkan produk utama berupa padi dan berbagai jenis palawija seperti jagung, ubi kayu, ubi jalar dan kacang tanah. Kemudian lahan perkebunannya menghasilkan berbagai jenis buah-buahan seperti alpukat, mangga, rambutan, durian, dan pisang. Dari jenis sayur-sayuran menghasilkan juga produk berupa cabai, mentimun, dan buncis. Selain produk pertanian, ada juga penduduk yang memelihara berbagai jenis hewan ternak dari jenis sapi, kerbau dan domba. Sektor industri yang berkembang di Desa Cikareo Selatan merupakan industr kecil dengan skala rumah tangga. Jenis industri yang digelutinya dari jenis pengolahan makanan, kerajinan baik dari kayu maupun anyaman serta industri pembuatan bata/genteng.

Berkaitan dengan sektor pariwisata, di Desa Cikareo Selatan ada beberapa objek wisata yang bisa lebih dikembangkan. Salah satunya adalah wisata Curug Cibitung yang berlokasi di Dusun Cibitung. Sementara bidang seni budaya, di Desa Cikareo masih ada seni tradisional dari jenis Calung dan Kuda Singa.

(Sumber: dari berbagai sumber termasuk BPS Kabupaten Sumedang, KKNM Unpad dan Desa Cikareo Selatan)

Penulis

Kontributor: AMID 'Abdul Malik Imanuddin'

Diterbitkan pada 23 September 2016

Sharing

Detail Kontak

Komentar

Pemberitahuan!

Silakan lengkapi data komentar Anda...

Iklan Sumedang

Media Sosial

Grup Facebook Counting...
Grup Sumedang Tandang
Fan Page Facebook Counting...
@sutanyangka
Akun Facebook Counting...
@sumedang.tandang.7
Instagram Counting...
@sumedang.tandang
Twitter Counting...
@sumedangtandang
Google Plus Counting...
+SumedangTandangsumedangtandang