Sekilas Kontak

Pemilik/Pengelola

Yayasan Motekar

Berdiri

2000

Alamat Lengkap

Jalan Kolonel Achmad Syam No. 70 Desa Sayang Jatinangor Sumedang

Nomor Telepon

022-7782479

Web Site

Sanggar Motekar

Page Facebook

Sanggar Motekar


Lokasi


Akses Lokasi
  1. Berlokasi di pinggir jalan Sayang
  2. Sebelah selatan dari Kompleks Puri Indah Jatinangor
  3. Dilewati Angkutan Umum Gedebage - Majalaya via Sayang
  4. Bisa diakses menggunakan berbagai jenis kendaraan baik roda dua maupun roda empat

Sanggar Seni Motekar merupakan sebuah sanggar seni tradisional Sunda yang berlokasi di Jalan Kolonel Ahmad Syam No. 70 Desa Sayang Jatinangor. Sanggar Seni Motekar dirikan pada tahun 2000 oleh Bapak Supriatna, seorang budayawan dan mantan Kepala Sekolah SD Jatinangor. Nama Motekar sendiri berasal dari Basa Sunda yang bermakna keatif. Namun bisa juga diartikan sebagai singkatan dari Modal Tekad Pikeun Mekar atau Modal Tekad Untuk Berkembang.

Sanggar Seni Motekar didirikan oleh Bapak Supriatna sebagai wadah dalam pengembangan potensi seni tradisi dan penulisan sejarah seni dan budaya tradisi Sunda. Tidak mengherankan jika Sanggar ini berkonsentrasi dalam pelestarian dan pengembangan tari-tarian klasik seperti tari Topeng, tari Wayang, tari Jaipong, tari Kreasi Baru dan Pencak Silat. Tidak ketinggalan juga seni Kuda Renggong dalam program Pewarisan Ilmu Melatih Kuda Renggong dalam program Sekolah Kuda Renggong. Hal ini tidak bisa dilepaskan dari kegiatan awal yang dilakukan oleh pendirinya. Sejak awal tahun 1980, Bapak Supriatna mulai menggeluti seni tradisi Sunda. Awalnya beliau mengadakan kegiatan berkesenian di rumahnya pada tahun 1980. Saat itu, ia memberikan pelatihan seni tradisi bagi siswa-siswanya untuk menghadapi hari-hari besar seperti 17 Agustusan dan berbagai perlombaan.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Sanggar Motekar berkaitan dengan mewariskan pengetahuan dan keterampilan seni dan nilai tradisional kepada generasi anak-anak dan pemuda. Kegiatan rutinnya berupa kelas-kelas tari, karawitan, pencak silat, dan pelatihan Kuda Renggong. Sanggar Motekar membuka diri pada peminat untuk mengikuti kelas maupun pihak yang ingin ikut menyantuni kegiatan sanggar. Sanggar Motekar berada di bawah payung Yayasan Motekar yang didirikan tahun 2002.

Dalam melakukan kegiatannya, Sanggar Motekar bekerja sama dengan sekolah-sekolah dan para seniman tradisi serta didukung oléh Déwan Kesenian Jatinangor (DKJ) dan para mahasiswa dari berbagai kampus. Program yang dilaksanakan oleh Sanggar motékar yaitu:

  1. Program Konsérvasi
    • Pelatihan Tari Keurseus dan Tari Wayang
    • Pelatihan gamelan Degung dan gamelan Saléndro.
    • Pelatihan lagu-lagu Bincarung dan lagu-lagu Cangkurileung
    • Pelatihan Tari Ketuktilu Cikeruhan
    • Pelatihan Pencak Silat
    • Pelatihan Basa Sunda: mengarang, membaca, mendongéng, berpidato, MC
    • Pelatihan téater
  2. Program Inovasi
    • Pelatihan tari kréasi: Tari Merak, Tari Metik Entéh, Tari Kaulinan Barudak
    • Pelatihan musik kolaborasi
  3. Program Dokuméntasi: Mendokuméntasikan pernik-pernik kebudayaan Jatinangor/Sumedang dalam bentuk: tulisan yang dimuat dalam berbagai média, foto dan filem dokuméntér.

Bagi yang ingin mengikuti pelatihan, di Sanggar Motekar terdapat beberapa kelas dengan berbagai tingkatan yang harus dilalui karena menjadi dasar untuk tingkatan kelas berikutnya. Kelas-kelas yang tersedia adalah:

Kelas Tari

Tingkat 1

  1. Tari sekar putri (tarian yang menggambarkan putri yang sedang bermain di taman). Tarian ini untuk tingkat dasar untuk putri dan dilakukan berkelompok.
  2. Anjasmara (tarian yang menggambarkan putri yang sedang bermain di taman). Tarian ini untuk tingkat dasar untuk putri dan dilakukan berkelompok.

Tingkat 2

  1. Tari merak (tarian kreasi, memperlihatkan keindahan merak)
  2. Tari Adipati Karna (tarian tentang tokoh wayang Adipati Karna, satria yang gagah dan pemberani)

Tingkat 3

  1. Tari Ratu Anggraeni (tarian yang menggambarkan putri yang hendak berperang) tarian ini dilakukan sendiri.
  2. Tari Gatotkaca (tarian yang menggambarkan tokoh wayang Gatotkaca, seorang pahlawan negeri Amarta). Untuk putri dan putra.
  3. Tari Topeng (tarian tentang kegagahan dan kesombongan manusia). Untuk putrid dan putra.
  4. Tari Baladewa (tarian tentang seorang tokoh wayang yang menggambarkan manusia gagah, emosional, dan pemberani) untuk putri dan putra.

Kelas musik

Di kelas musik tradisional sunda ini siswa akan diajarkan keterampilan dasar memainkan beberapa alat musik sampai ke tingkat yang lebih tinggi.

  1. Kelas kecapi
  2. Kelas suling
  3. Kelas kendang
  4. Degung (saron, bonang, goong)

Kelas Drama: Kelas drama ini ditujukan untuk siswa smp dan sma di Jatinangor

Sanggar ini tidak hanya diperuntukan untuk masyarakat sekitar saja, namun bagi mahasiswa-mahasiwa juga bisa mengikutinya jika berminat. Di sini juga terdapat pelestarian budaya Cikeruhan atau yang dikenal dengan nama Cikeruhan Revitalization Project. Bentuknya adalah berupa pembukaan kelas yang mempelajari Rebab, Kendang, dan pola Tarian Ketuk Tiluan.

(Sumber: dari berbagai sumber termasuk Sanggar Motekar, Tugas Kami untuk Kami, Semesta Benak)

Penulis

Kontributor: AMID 'Abdul Malik Imanuddin'

Diterbitkan pada 07 Juni 2016

Sharing

Detail Kontak

Komentar

Pemberitahuan!

Silakan lengkapi data komentar Anda...

Iklan Sumedang

Media Sosial

Grup Facebook Counting...
Grup Sumedang Tandang
Fan Page Facebook Counting...
@sutanyangka
Akun Facebook Counting...
@sumedang.tandang.7
Instagram Counting...
@sumedang.tandang
Twitter Counting...
@sumedangtandang
Google Plus Counting...
+SumedangTandangsumedangtandang