Oleh: Rita Yusnita
Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor
Umumnya bila mendengar nama sebuah gunung, maka yang ada dalam bayangan kita adalah daerah tinggi yang sejuk. Dataran yang ditanami banyak pepohonan hijau. Di bawahnya terhampar persawahan yang subur dan luas. Begitupun dengan Gunung Geulis yang terletak di daerah Jatiroke, Jatinangor.
Akan tetapi, fakta yang saya dengar kini tidaklah semanis dulu. Keadaan Gunung Geulis sangat mengkhawatirkan. Banyak lahan yang gundul dan tandus. Daerah persawahan mulai berkurang dan sebagian lahannya banyak dijadikan perumahan.
Ketika sebuah lahan sudah beralih fungsi, maka kerusakan akan banyak terjadi. Misalnya, ada pergeseran tanah yang menyebabkan longsor karena berkurangnya akar pohon. Air tanah semakin berkurang sehingga tanah tak lagi subur. Semua itu terjadi karena pemerintah setempat abai dengan keadaan wilayahnya sendiri. Aparat pemerintah memfasilitasi para investor berkantong tebal untuk mengembangkan wilayah yang semestinya bukan untuk pemukiman penduduk.
Bila saja aturan Islam ditegakkan, mungkin hal di atas tidak akan terjadi karena para pemimpin yang amanah tidak akan berbuat curang. Mereka senantiasa mengingat Allah dalam menjalankan amanahnya, sehingga mereka mengelola sumber daya alam dan menata wilayahnya dengan baik sesuai fungsinya.