Sekilas Kontak

Berdiri

17 Agustus 1979

Alamat Lengkap

Desa Karangbungur Kecamatan Buahdua

Web Site

Karang Bungur

Akun Google+

Karang Bungur


Lokasi


Akses Lokasi
  1. Berada di pinggir jalan besar
  2. Bisa diakses menggunakan berbagai jenis kendaraan baik roda dua maupun roda empat
  3. Tidak dilewati Angkutan Umum

Desa Karangbungur merupakan sebuah desa yang berada di wilayah Kecamatan Buahdua. Lokasinya berada di bagian barat wilayah Kecamatan Buahdua dan berbatasan langsung dengan Kecamatan Surian melewati Sungai Cikandung. Jaraknya dari pusat Kecamatan Buahdua adalah lima kilometer.

Pada awalnya, wilayah Desa Karangbungur merupakan bagian dari wilayah Desa Citaleus. Namun semenjak tahun 1979 tepatnya tanggal 17 Agustus 1979, Desa Citaleus dimekarkan wilayah desanya menjadi dua desa yaitu Desa Citaleus dan Desa Karangbungur. Desa Karangbungur memiliki wilayah bagian barat dari Desa Citaleus dan mencakup delapan kampung yaitu Kampung Pasir Ipis Kolot, Blok Buah, Legok Lame, Neglasari, Pasir Ipis, Tanjung Waras, Cimandiri dan dan Kampung Karangbungur. Jadi nama Desa Karangbungur diambil dari sebuah nama kampung yang berada di wilayah Desa Karangbungur. Penamaan Karangbungur sendiri berkaitan dengan masa penjajahan Belanda. Dahulu ketika Indonesia dijajah Belanda, kampung Karangbungur pernah dihujani mortir oleh bangsa penjajah kala itu. Mulai saat itu dinamakan Karangbungur.

Berdasarkan data Profil Kecamatan Buahdua tahun 2013, Desa Karangbungur memiliki status sebagai pedesaan dengan klasifikasi sebagai desa swadaya. Secara topogarfis, Desa Karangbungur memiliki bentuk bentang permukaan tanah berupa lereng perbukitan dengan ketinggian wilayah dimana kantor desa berada sekitar 170 meter di atas permukaan laut. Secara geografis, Desa Karangbungur dikelilingi oleh wilayah-wilayah sebagai berikut: Desa Ciawitali di sebelah utara, Desa Citaleus dan Desa Gendereh di sebelah timur, Desa Mekarmukti dan Desa Wanajaya Kecamatan Surian di sebelah selatan serta Desa Ranggasari dan Desa Wanajaya (keduanya berada di Kecamatan Surian) di sebelah baratnya. Sementara secara administrasi, Desa Karangbungur terbagi ke dalam tiga RW dan 18 RT.

Berdasarkan data Profil Desa Se-Kecamatan Buahdua tahun 2013, Desa Karangbungur memiliki luas wilayah keseluruhan sebesar 749,5 hektar. Luas wilayah tersebut terbagi ke dalam beberapa peruntukan seperti lahan pertanian, pemukiman, dan penggunaan lainnya. Luas wilayah yang dipergunakan sebagai lahan pertanian seluas 346,49 hektar yang terbagi ke dalam dua jenis yaitu pertanian lahan kering dan pertanian lahan basah (pesawahan). Luas lahan pesawahannya sebesar 155 hektar, sementara luas lahan pertanian kering yaitu ladang, huma dan perkebunan sebesar 191,49 hektar. Sisanya seluas 403 hektar dipergunakan sebagai lahan lainnya seperti lahan pemukiman (perumahan dan pekarangan), lahan kehutanan dan lahan lainnya.

Masih berdasarkan sumber data yang sama, pada tahun 2013 jumlah penduduk yang mendiami wilayah Desa Karangbungur sebanyak 2.042 orang. Dengan komposisi sebanyak 1.006 orang berjenis kelamin laki-laki ditambah 1.036 orang berjenis kelamin perempuan. Jumlah kepala keluarganya sebanyak 710 KK. Kepadatan penduduk Desa Karangbungur sebesar 272,26 orang untuk tiap kilometer persegi luas wilayahnya.

Berkaitan dengan mata pencahariannya, sebagian besar penduduk Desa Karangbungur memiliki mata pencaharian di sektor pertanian baik sebagai petani maupun buruh tani. Sebagian kecil lainnya bekerja di sektor konstruksi, perdagangan dan transportasi. Hasil pertanian yang utama adalah padi yang dihasilkan lahan pesawahan walaupun masih menggunakan sistem pengairan non-teknis. Selain menghasilkan padi, lahan pertanian di Desa Karangbungur juga menghasilkan produk berupa jagung, ubi kayu, dan kedelai. Sementara lahan perkebunannya menghasilkan produk dari jenis buah-buahan seperti alpukat, mangga, pisang, dan petai. Sektor peternakan yang digeluti masyarakat Desa Karangbungur berkaitan dengan pemeliharaan binatang ternak dari jenis sapi, kerbau, ayam, bebek, kuda, kambing, domba dan angsa.

Bidang seni budaya, di Desa Karangbungur terdapat beberapa jenis kesenian tradisional yang masih bisa dijumpai. Seni tradisional tersebut adalah Pencak Silat, Tarling, Kuda Renggong, Kecapi Suling, Seni Tanji, dan Jaipong.

(Sumber: dari berbagai sumber termasuk BPS Kabupaten Sumedang, KKNM Unpad dan Desa Karangbungur)

Penulis

Kontributor: AMID 'Abdul Malik Imanuddin'

Diterbitkan pada 02 Juni 2016

Sharing

Detail Kontak

Komentar

Pemberitahuan!

Silakan lengkapi data komentar Anda...

Iklan Sumedang

Media Sosial

Grup Facebook Counting...
Grup Sumedang Tandang
Fan Page Facebook Counting...
@sutanyangka
Akun Facebook Counting...
@sumedang.tandang.7
Instagram Counting...
@sumedang.tandang
Twitter Counting...
@sumedangtandang
Google Plus Counting...
+SumedangTandangsumedangtandang