Logo Desa Cikole

Desa Cikole

Akses Lokasi

Keterangan:
  1. Berlokasi di pinggir jalan besar
  2. Bisa diakses menggunakan berbagai jenis kendaraan baik roda dua maupun roda empat
  3. Tidak dilewati angkutan umum. Bisa menggunakan ojeg dari Cimalaka

Suka ? Like & Share

Sekilas Kontak

Alamat Lengkap

Jl. Pemuda Desa Cikole No. 1 Cimalaka Sumedang


Lokasi

Desa Cikole merupakan sebuah desa yang berada di wilayah Desa Cimalaka. Lokasinya berada di bagian barat daya wilayah kecamatan dan berbatasan langsung dengan Kecamatan Sumedang Utara. Jika dilihat dari pusat Kecamatan Cimalaka posisi Desa Cikole berada di sebelah barat. Jarak dengan pusat kecamatan sekitar dua kilometer.

Berdasarkan data Kecamatan Cimalaka dalam Angka tahun 2014 yang dikeluarkan oleh BPS Kabupaten Sumedang, pada tahun 2013 Desa Cikole memiliki status sebagai pedesaan dengan klasifikasi sebagai desa swakarsa madya. Secara topografis, wilayah Desa Cikole memiliki bentang permukaan berupa dataran. Ketinggian lokasi dimana kantor desa berada sekitar 606 meter di  permukaan laut. Secara geografis, wilayah Desa Cikole dikelilingi oleh wilayah-wilayah sebagai berikut: Desa Trunamanggala dan Desa Citimun di sebelah utara, Desa Licin dan Desa Galudra di sebelah timur, Desa Galuddra dan Desa Jatihurip Kecamatan Sumedang Utara di sebelah selatan serta Desa Trunamanggala dan Desa Jatihurip Kecamatan Sumedang Utara di sebelah baratnya. Secara administratif, Desa Cikole terbagi ke dalam dua buah dusun yaitu Dusun I Cikole dan Dusun II yang meliputi Kampung Cibunut dan Neglasari. Sementara jumlah Rukun Warga dan Rukun Tetangganya masing-masing sebanyak empat RW dan 13 RT.

Untuk wilayahnya sendiri Desa Cikole memiliki wilayah yang memanjang dari utara ke selatan. Sebagian besar wilayahnya merupakan lahan pertanian baik berupa pesawahan maupun lahan perkebunan dan ladang. Berdasarkan sumber data yang sama, pada tahun 2013 Desa Cikole memiliki luas wilayah sebesar 267,9 hektar. Dari luas wilayah tersebut, luas wilayah yang dipergunakan sebagai lahan pertanian sekitar 53,8 persen atau seluas 144,2 hektar. Jenis lahan pertanian yang dominan adalah lahan pertanian kering seperti perkebunan, huma dan ladang dengan luasan mencapai 126 hektar. Sementara luas lahan pertanian berupa pesawahan seluas 18,2 hektar. Kemudian luas lahan yang dipergunakan untuk pemukiman dan pekarangan sebesar 102,6 hektar. Sisanya seluas 21,1 hektar dipergunakan untuk penggunaan lainnya seperti lahan fasilitas umum dan lainnya.

Pada tahun 2013, Desa Cikole dihuni penduduk sebanyak 3.560 orang. Jumlah penduduknya memiliki rincian sebagai berikut, sejumlah 1.853 orang berjenis kelamin laki-laki ditambah sejumlah 1.707 orang berjenis kelamin perempuan. Jumlah kepala keluarganya sebanyak 890 KK. Kepadatan penduduk Desa Cikole sebesar 1.328 jiwa menghuni tiap kilometer luas wilayahnya.

Terkait mata pencaharian penduduk Desa Cikole, masih berdasarkan sumber data yang sama, pada tahun 2013 didominasi oleh sektor pertanian, baik sebagai petani maupun buruh tani. Ini tidak mengherankan jika melihat penggunaan wilayah Desa Cikole yang sebagian besar dipergunakan sebagai lahan pertanian. Sebagian kecil lainnya, ada penduduk yang bekerja di sektor perdagangan, industri khususnya industri skala kecil, sektor jasa dan sektor transportasi.

Sektor pertanian di Desa Cikole menghasilkan berbagai produk dari jenis padi sebagai produk utama dari lahan pesawahan. Selain menghasilkan padi, juga dihasilkan berbagai jenis palawija seperti jagung, ubi kayu, ubi jalar dan kacang tanah. Untuk lahan perkebunannya menghasilkan produk dari jenis buah-buahan seperti alpukat, belimbing, durian, jambu biji dan mangga. Tak ketinggalan juga bidang perikanan dengan jenis ikan mas, ikan lele dan nila. Kemudian untuk sektor industri, yang digeluti warga masyarakat Desa Cikole yaitu industri kecil skala rumah tangga. Industrinya bergerak dalam pengolahan bahan bangunan dan pengolahan hasil hutan, seperti pembuatan batu bata dan kerajinan giribig.

Terkait seni budaya, di Desa Cikole masih terdapat beberapa jenis kesenian tradisional yang masih terpelihara. Salah satunya adalah kesenian Kuda Renggong.

(Sumber: BPS Kabupaten Sumedang dan KKNM Unpad)

Penulis

Kontributor: AMID 'Abdul Malik Imanuddin'

Diterbitkan pada 12 Oktober 2016

Detail Kontak

Komentar

Pemberitahuan!

Silakan lengkapi data komentar Anda...

Iklan Sumedang

Media Sosial

Grup Facebook Counting...
Grup Sumedang Tandang
Fan Page Facebook Counting...
@sutanyangka
Akun Facebook Counting...
@sumedang.tandang.7
Instagram Counting...
@sumedang.tandang
Twitter Counting...
@sumedangtandang
Google Plus Counting...
+SumedangTandangsumedangtandang