Sekilas Kontak

Berdiri

1992

Alamat Lengkap

Dusun Gunungsangiang Desa Buana Mekar Kecamatan Cibugel

Email

dsbuanamekar@gmail.com

Web Site

Desa Buanamekar

Akun Google+

Desa Buanamekar


Lokasi


Akses Lokasi
  1. Berada di pinggir jalan raya yang menghubungkan Cibugel dengan Malangbong
  2. Bisa diakses menggunakan berbagai jenis kendaraan baik roda dua maupun roda empat
  3. Dilalui Angkutan Umum Cibugel - Malangbong

Desa Buana Mekar merupakan sebuah desa yang berada di wilayah Kecamatan Cibugel. Lokasinya berada di wilayah paling selatan kecamatan dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Garut. Jarak dengan pusat kecamatan sekitar 3 kilometer.

Desa Buana Mekar berdiri seiring dengan dibentuknya Kecamatan Cibugel pada tahun 1992. Sebelumnya, Kecamatan Cibugel merupakan bagian dari wilayah Kecamatan Darmaraja dan menjadi Perwakilan Kecamatan Cibugel dengan dua wilayah Desa. Ketika Kecamatan Cibugel dibentuk, dua desa yang ada di wilayah ini yaitu Desa Cibugel dan Desa Cipadang dimekarkan menjadi tujuh desa. Desa Cibugel sendiri dimekarkan menjadi dua desa yaitu Desa Cibugel dan Desa Jaya Mekar. Kemudian karena jarak tempuh dari wilayah Desa Buana Mekar sekarang ke balai desa lumayan jauh yakni sekitar 3 km dengan kondisi jalan yang buruk serta telah terpenuhinya persyaratan untuk membentuk desa tersendiri, maka dibentuklah Desa Buana Mekar.

Berdasarkan data Potensi Desa Se-Kecamatan Cibugel tahun 2013, Desa Buana Mekar memiliki status sebagai pedesaan dengan klasifikasi sebagai desa swadaya. Secara topografi, Desa Buana Mekar memiliki bentuk bentang permukaan wilayah berupa lereng. Ketinggian wilayah dimana kantor desa berada sekitar 807 meter di atas permukaan laut. Secara geografis, wilayah Desa Buana Mekar dibatasi oleh wilayah-wilayah sebagai berikut: Desa Jaya Mekar dan Desa Citengah Kecamatan Sumedang Selatan di sebelah utara, Desa Cibugel di sebelah timur, Kabupaten Garut di sebelah selatan dan sebelah baratnya. Secara administratif, Desa Buana Mekar terdiri atas empat dusun yaitu Dusun Cipeureu, Dusun Gunungsangiang, Dusun Cidomas dan Dusun Neglasari. Sementara jumlah Rukun Warga dan Rukun Tetangganya masing-masing sebanyak 4 RW dan 19 RT.

Masih berdasarkan sumber data yang sama, Desa Buana Mekar memiliki luas wilayah sebesar 3,54 km persegi. Luas lahan tersebut terbagi ke dalam beberapa peruntukan yaitu sebagai lahan pertanian dan lahan non-pertanian. Luas lahan pertanian yang berada di wilayah Desa Buana Mekar seluas 3,24 km persegi. Untuk luas lahan pertanian berupa pesawahannya sendiri seluas 1,36 km persegi dan sisanya sebagai lahan pertanian bukan pesawahannya, yaitu seluas 1,88 km persegi. Lahan sisanya seluas 3 km persegi dipergunakan sebagai lahan bukan pertanian seperti sebagai lahan pemukiman dan pekarangan, serta penggunaan lainnya.

Sementara jumlah penduduk yang mendiami wilayah Desa Buana Mekar pada tahun 2013 sebanyak 3.760 orang. Rinciannya adalah sebanyak 1.948 orang berjenis kelamin laki-laki ditambah sebanyak 1.812 orang berjenis kelamin perempuan. Jumlah kepala keluarganya sebanyak 1.106 KK. Kepadatan penduduk Desa Buana Mekar sebanyak 1.062,15 jiwa untuk tiap kilometer peregi luas wilayahnya.

Berkaitan dengan mata pencahariannya, sebagian besar penduduk Desa Buana Mekar pada tahun 2013 bekerja di sektor pertanian baik sebagai petani maupun sebagai buruh tani. Sebagian kecil lainnya bekerja di sektor jasa, transportasi, industri, perdagangan dan konstruksi.

Sektor pertanian di Desa Buana Mekar walaupun lahan pesawahannya tidak menggunakan sistem pengairan teknis, menghasilkan produk utama berupa padi. Selain menghasilkan padi, lahan pertanian di Desa Buana Mekar juga menghasilkan produk berupa tanaman palawija seperti jagung, ubi kayu. Kemudian ada juga produk pertanian berupa melinjo, kacang merah, kacang tanah. Dari jenis buah-buahan menghasilkan juga rambutan, pisang, alpukat, dunia, jeruk siam. Sektor peternakan yang digeluti penduduk Desa Buana Mekar dari jenis sapi potong, kambing, domba, ayam buras, itik, kelinci, dan merpati.

Bidang seni budaya, di Desa Buana Mekar masih terdapat kesenian tradisional. Jenis kesenian tradisional yang masih terpelihara adalah Calung.

(Sumber: BPS Kabupaten Sumedang dan Desa Buanamekar)

Penulis

Kontributor: AMID 'Abdul Malik Imanuddin'

Diterbitkan pada 02 April 2016

Sharing

Detail Kontak

Komentar

Pemberitahuan!

Silakan lengkapi data komentar Anda...

Iklan Sumedang

Media Sosial

Grup Facebook Counting...
Grup Sumedang Tandang
Fan Page Facebook Counting...
@sutanyangka
Akun Facebook Counting...
@sumedang.tandang.7
Instagram Counting...
@sumedang.tandang
Twitter Counting...
@sumedangtandang
Google Plus Counting...
+SumedangTandangsumedangtandang