Fase kedua Kompetisi Sepak Bola Wanita U-18 antar-Kecamatan se-Kabupaten Sumedang tahun 2023 telah selesai dilaksanakan. Dimana ada empat grup yang masing-masing berisikan tiga tim dengan menyelenggarakan tiga pertandingan. Ketiga tim tersebut memperebutkan tiket ke babak selanjutnya yaitu Babak Semifinal dengan masing-masing grup hanya satu tim yang lolos.
Grup G yang berisikan dua tim pemuncak dua grup di fase pertama memperebutkan satu tim tiket ke Babak Semifinal. Tim putri Kecamatan Conggeang sebagai pemuncak Grup A bersaing dengan tim putri Kecamatan Jatinangor sebagai pemuncak Grup E ditambah runner up Grup C, tim putri Kecamatan Surian. Di fase sebelumnya, tim Conggeang berhasil merengkuh dua kali kemenangan besar dan satu imbang, sementara tim Jatinangor berhasil meraih dua kali kemenangan.
Pertandingan awal di Grup G mempertemukan dua tim tersebut yang diselenggarakan pada Kamis, 3 Agustus 2023 mulai pukul 13.30 WIB. Pertandingan antara Conggeang dan Jatinangor tersebut berakhir dengan imbang, 2-2.
Pertandingan kedua antara Jatinangor melawan Surian. Pertandingan yang dilaksanakan pada hari Senin, 7 Agustus 2023 mulai pukul 15.30 WIB. Pertandingan ini menjadi penting bagi tim Jatinangor untuk bisa menentukan kelolosan ke fase selanjutnya, dengan memenangkan pertandingan tersebut. Pertandingan ini berakhir dengan kemenangan tim Jatinangor dengan skor 2-0. Dengan kemenangan ini, kelolosan tim Jatinangor masih harus menunggu pertandingan terakhir antara tim Surian dan Conggeang.
Pertandingan terakhir dilaksanakan pada hari Kamis, 10 Agustus 2023 mulai pukul 13.30 WIB di Stadion Ahmad Yani Sumedang. Pertandingan ini menjadi penting bagi kedua tim terutama Conggeang dalam menjaga kelolosan ke fase Semifinal. Jika ingin lolos ke babak selanjutnya harus bisa memenangkan pertandingan dengan skor dengan selisih lebih dari dua gol. Dan hasilnya, tim Conggeang berhasil menang telak atas tim Surian, 6-0.
Dengan hasil tersebut, tim putri Kecamatan Conggeang berhasil lolos ke fase Semifinal setelah menang bersaing dengan tim Jatinangor. Walau sama-sama mengantongi satu kemenangan dan satu imbang, namun produktivitas gol tim Conggeang lebih besar dibandingkan tim Jatinangor, sehingga berhak atas posisi puncak klasemen akhir Grup G.