Jalan-jalan Lebaran ke Pasir Tugaran

Menyukai : 3 Orang   Suka
Tinjauan : 128 Kali

Selain mengunjungi saudara dan kerabat di tempat asal, libur lebaran biasa dimanfaatkan untuk berlibur mengunjungi lokasi wisata di sekitara tempat asal. Bagi orang Sumedang, salah satu kawasan yang bisa menjadi tujuan wisata adalah kawasan bendungan Jatigede. Banyak alternatif lokasi wisata yang berada di kawasan bendungan Jatigede ini.

Namun dengan beredarnya kabar yang menyatakan mahalnya tarif masuk ke lokasi wisata tertentu di kawasan bendungan Jatigede, jadi berpikir kembali. Jangan sampai mengunjungi lokasi wisata yang terlalu mahal untuk dikunjungi. Jadi harus bisa mencari spot atau lokasi wisata yang murah meriah untuk dikunjungi. Karena walaupun berbeda lokasi, namun tujuannya sama yaitu untuk melihat keindahan bentangan bendungan Jatigede.

Salah satu lokasi yang bisa dijadikan tujuan adalah wisata Pasir Tugaran. Karena berdasarkan informasi yang beredar pula, untuk masuk ke kawasan ini tidak perlu membayar tiket masuk. Pengunjung hanya dibebankan untuk membayar biaya parkir kendaraan bagi yang membawa kendaraan. Lokasi wisata ini berada di wilayah Desa Karangpakuan Kecamatan Darmaraja. Jadi lokasinya berada di pesisir timur bendungan Jatigede. Lokasinya bisa diakses dengan menggunakan jalan raya yang menghubungkan Sumedang - Wado. Dari jalur jalan raya ini, belok masuk ke Desa Karangpakuan di pertigaan Cinawing atau Cikawung. Jaraknya ke lokasi wisata Pasir Tugaran kurang dari 2 km.

Masuk ke lokasi dari perkampungan penduduk dengan jalan kaki menyusuri jalan menuju ke pesisir bendungan Jatigede sekitar satu km ke arah utara. Ada beberapa warung yang menjajakan makanan di sekitaran lokasi. Termasuk juga ada mushola dan toilet, ditambah wahana permainan anak. Di sebelah timur tanah yang menjorok ke bendungan di Pasir Tugaran, berjejer tempat pemancingan.

Hanya saja untuk warung Kabuyutannya sudah tidak ada. Padahal salah satu tujuannya adalah mengunjungi warung Kabuyutan untuk mencoba makanan dari ikan dengan liwetnya. Bangunan menara pantau jodoh pun sudah tidak terlihat. Hanya ada penanda wisata Pasir Tugaran yang masih terlihat. Kawasan pesisir di Pasir Tugaran ini terlihat banyak ditanami tanaman seperti singkong dan pisang.

Pengunjungnya lumayan banyak. Berbagai kegiatan dilakukan masing-masing pengunjung, sekedar berfoto ria atau selfie di pesisir bendungan Jatigede. Ada juga yang menyantap makanan yang disajikan di warung setelah berkeliling seperti lotek atau karedok. Banyak juga yang sengaja datang untuk memancing ikan di lokasi yang tersedia.

Dari obrolan sederhana, ternyata kawasan yang menjadi lokasi wisata Pasir Tugaran ini sudah menjadi milik pengelola bendungan Jatigede dan sudah dibeli semenjak tahun 1984. Warung Kabuyutan juga sudah tidak jualan lagi karena lokasinya berada di bagian lebih rendah dan stok ikannya sudah susah didapatkan. Kalaupun mau harus pesan terlebih dahulu.


Catatan:

  1. Untuk masuk ke lokasi, bagusnya menggunakan jalur masuk Cinawing. Jalannya lebih bagus daripada jalur Cikawung.
  2. Kalau mau pesan cobek ikan (atau makanan berbahan ikan) dan liwetnya, pesan terlebih dahulu ke bagian konsumsi melalui kontak 081394373924 atau ke warung di depan dekat gerbang masuk Pasir Tugaran. Sehingga beres berkeliling Pasir Tugaran, bisa langsung menyantapnya.

Sharing

Komentar