Ayo! Liburan ke Sumedang - 9 Tujuan Wisata Jatigede

Menyukai : 0 Orang   Suka
Tinjauan : 1.677 Kali

Bendungan Jatigede kini telah menjelma menjadi salah satu bendungan terbesar yang berada di negara Indonesia bahkan kawasan Asia Tenggara. Luasnya hanya kalah oleh bendungan Jatiluhur di Kabupaten Purwakarta. Bendungan Jatigede tidak hanya digunakan sebagai sumber pasokan air untuk PLTA dan irigasinya saja. Namun kini, kawasan bendungan Jatigede dimanfaatkan sebagai lokasi tujuan wisata.

Di beberapa tempat yang mengelilingi bendungan Jatigede bermunculan tempat tujuan wisata yang menyajikan pemandangan alam bendungan Jatigede. Kawasan wisata yang menyediakan wisata air bendungan Jatigede seperti wisata mancing dan mengarungi bendungan Jatigede menggunakan perahu.

Berikut adalah beberapa lokasi wisata yang memanfaatkan kawasan bendungan Jatigede.

Wana Wisata Tanjung Duriat

Lokasi wisata ini terletak di pesisir barat laut bendungan Jatigede. Dari sini pengunjung bisa melihat indahna pemandangan bendungan Jatigede dari atas bukit yang menjorok ke arah bendungan (tanjung). Lokasi ini dibangun oleh Perum Perhutani Sumedang dan pengelolaannya bekerja sama dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Pajagan.

Yang menjadi ciri khas wisata ini adalah papan penanda (signboard) Tanjung Duriat dengan ikonnya berbentuk logo cinta (love). Tempat ini biasa dijadikan sebagai lokasi swafoto dengan latar hamparan air bendungan Jatigede. Wahana lain yang biasa digunakan untuk swafoto adalah penunjuk arah ke beberapa kota yang berada di dunia dan tempat lain di seputaran bendungan Jatigede. Di kawasan Tanjung Duriat juga ada papan nama bendungan Jatigede yang berukuran raksasa.

Wisata Tanjung Duriat bisa diakses menggunakan jalur Situraja - Pajagan ataupun melewati jalur Tomo - Jatigede. Pengujung Tanjung Duriat ditarif Rp. 5.000. Sementara biaya parkir kendaraan Rp. 5.000 untuk kendaraan roda empat dan Rp. 2.000 untuk kendaraan roda dua.

Fasilitas yang tersedia di Tanjung Duriat: zona selfie dan wefie berlatar bendungan Jatigede, tempat berkemah (camping ground), warung kuliner dan fasilitas penunjang lainnya seperti tempat parkir, toilet dan mushola.

Wisata Alam Puncak Damar

Berlokasi di kawasan Puncak Damar Desa Paku Alam, dan terletak di sebelah barat laut kawasan bendungan Jatigede. Kawasan wisata ini juga dikembangkan oleh Perum Perhutani KPH (Kesatuan Pemangku Hutan) Sumedang. Sementara pengelolaannya bekerja sama dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Paku Alam Desa Paku Alam.

Wisata Puncak Damar juga menyajikan keindahan alam pegunungan di wilayah Puncak Damar beserta hamparan air di bendungan Jatigede.

Di kawasan wisata Puncak Damar terdapat fasilitas yang bisa digunakan oleh pengunjung seperti tempat lesehan di beberapa shelter, Gazebo, Camping Ground, Outbound dan tempat bermain anak-anak, mushola kecil dari kayu yang tampak alami. Tak ketinggalan juga tersedia toilet yang bersih. Termasuk juga lahan parkir kendaraan

Untuk akses ke Puncak Damar bisa menggunakan jalan kawasan hutan dan jalan Desa Paku Alam - Situraja. Bisa dengan mengendarai kendaraan berupa sepeda motor maupun mobil. Pengunjung wisata Puncak Damar harus membayar restribusi masuk sebesar Rp. 4.000. Untuk kendaraan ada tambaha biaya parkir sebesar Rp. 5.000 untuk kendaraan mobil dan Rp. 2.000 untuk sepeda motor.

Wisata Pasir Tugaran

Berlokasi di pesisir barat bendungan Jatigede di sebelah utara Kampung Lebak Muncang Desa Karangpakuan. Wisata Pasir Tugaran ini berada di kawasan lahan pertanian penduduk setempat di besisir bendungan Jatigede. Kawasan wisata Pasir Tugaran dikelola secara swadaya oleh masyarakat setempat.

Wisata Pasir Tugaran mengandalkan bendungan Jatigede sebegai potensi wisatanya. Berbagai fasilitas sengaja dibangun untuk memanjakan pengunjungnya seperti Menara Pantau Jodoh, lokasi memancing ikan baik di pinggir bendungan maupun yang ke tengah bendungan, dan perahu yang bisa disewa untuk mengarungi bendungan. Termasuk juga fasilitas wisata kulinernya dengan menu makanan berupa karedok, pepes ikan dan nasi liwet; serta kawasan peternakan Domba Garut.

Akses ke Pasir Tugaran bisa menggunakan jalur Sumedang - Darmaraja. Sebelum masuk ke kota Darmaraja, di Dusun Cinawing belok ke kiri ke arah Karangpakuan.

Pesona JG (Pesona Jatigede)

Berlokasi di pesisir barat bendungan Jatigede di wilayah Dusun Ciduging Desa Tarunajaya Kecamatan Darmaraja. Wisata ini menyajikan keindahan panorama alam bendungan Jatigede dengan suasana alam sekitar kawasan wisata berupa rerumpunan pohon bambu.

Kawasan wisata ini menyediakan berbagai fasilitas yang akan memanjakan pengunjungnya. Ada fasilitas perahu untuk mengarungi bendungan, wisata memancing menggunakan perahu. Fasilitas lainnya juga sengaja dibangun di bawah rindangna poho bambu, seperti saung ranggon, bangku-bangku kayu untuk beristirahat, saung lesehan, tempat ayunan bagi anak-anak, minimotocross, ATV dan kuda tunggang serta lokasi selfi yang berada di pinggir bendungan Jatigede. Tak ketinggalan juga wisata kuliner bagi pengunjung yang mencoba makanan di Pesona JG. Bahkan di sini tersedia juga wahana karaoke bagi pengunjung yang ingin berkaraoke.

Pesona JG bisa diakses menggunakan jalur Sumedang - Darmaraja. Di daerah Desa Tarunajaya, tepatnya Dusun Cipaok masuk ke jalan yang menuju ke Dusun Ciduging. Bisa menggunakan kendaraan pribadi atau naik kendaraan umum.

Pulau Cipondoh Cinangsi

Kawasan ini terletak di Desa Sirnasari Kecamatan Jatinunggal, besisi tenggara bendungan Jatigede. Lokasi ini biasanya digunakan sebagai lokasi untuk berkemah yang dekat dengan besisir bendungan. Belum ada fasilitas yang menandakan bahwa lokasi ini menjadi tujuan wisata. Hanya ada papan nama yang menunjukan Pulau Cipondoh dan menara di pesisir bendungan.

Kawasan ini berbeda dengan lokasi wisata lain di pesisir bendungan Jatigede yang selalu ramai. Di sini relatif tidak terlalu ramai, sehingga cocok digunakan tempat camping.

Aksesnya bisa menggunakan jalur jalan Wado - Jatinunggal. Belok di Dusun Legok Desa Sirnasari menuju ke Cinangsi. Bisa menggunakan kendaraan pribadi.

Wisata Panenjoan

Wisata Panenjoan Jatigede terletak di pesisir timur laut bendungan Jatigede, dan masuk wilayah Desa Jemah. Lokasinya berada di dekat jalur lingkar timur Jatigede. Dari lokasi ini, pengunjung bisa melihat pemandangan indah hamparan bendungan Jatigede dari ketinggian dengan jajaran beberapa pulau di tengahnya termasuk Gunung Surian.

Wisata ini dikembangkan oleh Pemerintah Desa Jemah. Di tempat ini terdapat beberapa bangunan Gazebo di atas tanah yang lapang. Gazebonya dibangun dari pohon bambu dengan atap dari injuk. Di pojok yang baratnya terdapat penanda nama lokasi wisata.

Untuk aksesnya bisa menggunakan jalan lingkar timur Jatigede yang masih dalam tahap pembangunan. Namun sudah bisa digunakan baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Untuk masuk ke lokasi ini, pengunjung dikenakan tarif Rp. 2.000.

Wisata Tegal Jarong

Wisata ini berada di pesisir utara bendungan Jatigede dan termasuk wilayah Desa Cijeungjing. Wisata ini dikelola oleh Karang Taruna dan warga masyarakat sekitar.

Lokasi wisata ini mengandalkan wisata panorama bendungan Jatigede yang bisa digunakan sebagai tempat swafoto (selfie) dan perahu wisata yang mengantarkan pengunjung untuk berkeliling di bendungan Jatigede. Salah satu kelebihan lokasi wisata ini adalah lokasinya yang dekat dengan bangunan bendungan Jatigede, sehingga pengunjung bisa melihat dari dekat bendungan Jatigede walaupun tidak masuk langsung ke kawasan bendungan.

Kampung Buricak Burinong

Ini merupakan nama keren bagi Dusun Cisema Desa Paku Alam yang sedang dibangun sebagai tujuan wisata selfie kelas dunia. Dusun Cisema yang mengalami perubahan sosial ekonomi karena pembangunan bendungan Jatigede, bisa meningkat kondisi sosial ekonominya dengan dijadikan lokasi tujuan wisata. Wisata yang dibuat dikenal dengan nama Kampung Buricak Burinong.

Selain mengandalkan potensi wisata indahna hamparan bendungan Jatigede, Dusun Cisema juga disulap menjadi kawasan wisata yang berbeda, dimana tiap bangunan yang berada di sini memiliki warna-warni yang mencolok. Ditambah dengan pembangunan spot atau lokasi yang bisa digunakan sebagai tempat swafoto.

Wisata Alam Curug Mas

Wisata Alam Curug Mas berlokasi di pesisir timur bendungan Jatigede dan termasuk wilayah Desa Sukakersa yang sebagian besar wilayahnya tenggelam oleh bendungan Jatigede. Pada awalnya kawasan ini terkenal dengan Situs Curug Mas, namun saat ini sudah terendam bendungan Jatigede.

Wisata ini dikembangkan oleh Perum Perhutani KPH Sumedang dan bekerja sama dengan LMDH Desa Ciranggem. Wisata ini menyajikan kondisi alam yang sejuk karena masih berupa kawasan hutan yang dipenuhi dengan pepohonan. Hanya di sekitar lokasi wisata ini dibangun beberapa bangunan penunjang wisata seperti saung ranggon, gazebo, tempat duduk dan bangunan lainnya. Di sini juga tersedia perahu dan rakit yang bisa digunakan pengunjung untuk mengarungi bendungan Jatigede. Bagi yang menyukai wisata memancing, di sini juga bisa dilakukan baik di pinggir bendungan atau jauh agak ke tengah bendungan.

Untuk mengakses lokasi ini satu-satunya jalan menggunakan jalur dari Mekarasih atau Ciranggem menuju ke kawasan Curug Mas. Untuk tarifnya sendiri, pengunjung harus membayar karcis tanda masuk seharga Rp 5.000.

Lokasi Wisata Lain

Selain delapan lokasi tersebut, sebenarnya ada lokasi wisata lainnya seperti Puncak Permata, Pantai Paguyuban Sukaratu dan lokasi lainnya.

Sharing

Komentar