Update Covid-19 Sumedang, 19 April 2020

Siaran pers perkembangan pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumedang 19 April 2020.

1. Situasi dan kondisi terkait penyebaran Covid-19 pada tanggal 19 April 2020 sampai dengan Pukul 16.00 WIB di Kabupaten Sumedang perlu lebih diwaspadai. Adapun perkembangan lengkapnya adalah sebagai berikut:

  • Positif Covid-19:
    • Polymerase Chain Reaction (SWAB) positif: 4 orang, terdiri dari pasien asal Kecamatan Sumedang Selatan 1 orang, Kecamatan Darmaraja 1 orang dan Kecamatan Tanjungsari (PT Kahatex) 2 orang;
    • Rapid Test Positif (Diduga Covid-19): 8 orang.
  • Pasien Dalam Pengawasan (PDP): 12 orang dari total 43 PDP yang 31 orang diantaranya telah pulang/selesai/sembuh;
  • Orang Dalam Pemantauan (ODP): 112 orang dari total 804 ODP dimana 692 orang diantaranya telah selesai menjalani masa pemantauan;
  • Orang Dalam Risiko (ODR): 6.350 orang;
  • Orang Tanpa Gejala (OTG): 36 orang.

PDP yaitu orang yang memiliki riwayat perjalanan dari wilayah yang terkonfirmasi terjangkit Covid-19 dan memiliki gejala demam, ISPA serta pneumonia.

ODP yaitu orang yang memiliki riwayat perjalanan dari wilayah yang terkonfirmasi terjangkit Covid-19 dan memiliki gejala demam atau ISPA tanpa pneumonia.

ODR yaitu orang yang memiliki riwayat perjalanan dari wilayah yang terkonfirmasi terjangkit Covid-19, tetapi tidak memiliki gejala apapun.

OTG yaitu orang yang tidak memiliki gejala, tetapi pernah kontak erat dengan orang yang positif Covid-19.

2. ODR yang sebelumnya beristilah ODP Berisiko atas konsolidasi data para pemudik yang dikoordinasikan oleh aparatur wilayah (Camat dan Kepala Desa/Lurah), jumlahnya terus menurun. Hal ini tak lepas dari mulai selesainya masa karantina mandiri selama 14 hari, dan menurunnya jumlah warga yang mudik ke Sumedang. Saat ini berdasarkan data hingga Pukul 15.00 WIB jumlah ODR kembali mengalami penurunan sebanyak 686 orang. Penurunan jumlah ODR terjadi di Kecamatan Pamulihan, Cibugel dan Kecamatan Jatinunggal. Sedangkan kenaikan jumlah ODR masih terjadi di Kecamatan Sumedang Selatan dan Kecamatan Sumedang Utara.

Saat ini warga masyarakat pemudik dimaksud diminta untuk melakukan isolasi secara mandiri di rumahnya masing-masing untuk jangka waktu 14 hari ke depan. Apabila ada gejala seperti demam, batuk, sakit tenggorokan dan sesak napas, diminta segera menghubungi 119 atau kontak Puskesmas terdekat.

3. Hasil Rapid Test yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan sampai dengan tanggal 19 April 2020 adalah sebagai berikut:

  • Selesai Rapid Test: 1.617 orang;
  • Selesai Rapid Test ulang: 84 orang.

Jumlah total yang diduga terjangkit Covid-19 berdasarkan hasil Rapid Test bertambah satu orang pasien asal Kecamatan Wado, sehingga dari jumlah PDP hari kemarin 7 orang yang terdiri dari pasien asal Kecamatan Darmaraja 1 orang, Cimalaka 1 orang, Wado 1 orang dan dari PT Kahatex 5 orang, hari ini jumlahnya menjadi 8 orang. Terhadap PDP dengan hasil positif berdasarkan Rapid Test, akan segera dilaksanakan tes SWAB menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR), untuk memastikan positif atau tidaknya.

Terhadap semua ODP yang telah melakukan Rapid Test tetap diminta untuk melakukan isolasi secara mandiri di rumahnya masing-masing dan akan dilakukan Rapid Test ulang 10 hari kemudian.

4. Gubernur Jawa Barat telah menetapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar untuk wliayah Bandung Raya melalui Surat Keputusan Gubernur Tanggal 18 April 2020, dengan nomor : 443/Kep.240-Hukham/2020 tentang Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Daerah Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Sumedang. Dalam Surat Keputusan dimaksud, dalam rangka Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), pemberlakuan PSBB di wilayah Bandung Raya dimana Kabupaten Sumedang termasuk daerah di dalamnya, akan dilakukan selama 14 (empat belas) hari, terhitung mulai tanggal 22 April 2020 sampai dengan tanggal 5 Mei 2020, dan dapat diperpanjang jika masih terdapat bukti penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19).

5. Dengan demikian, seluruh masyarakat Kabupaten Sumedang khususnya, wajib mematuhi ketentuan pemberlakuan PSBB sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan secara konsisten menerapkan protokol kesehatan pencegahan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Demikian dan mari saling mendoakan serta saling menguatkan di tengah situasi dunia yang sedang penuh cobaan ini, insya Allah kita semua pasti bisa melaluinya.

(Sumber: instagram @humas_sumedang)

Judul: Update Covid-19 Sumedang, 19 April 2020

Kontributor: AMID 'Abdul Malik Imanuddin'

Diterbitkan pada 20 April 2020

Sharing

Komentar

Warta Puseur Dayeuh Kabupaten Sumedang