Update Covid-19 Sumedang, 17 Mei 2020

Masyarakat Sumedang di perantauan diimbau untuk tidak melaksanakan mudik sebab jika tetap memaksakan diri untuk mudik tanpa keterangan pendukung yang sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan, akan dikarantina selama 14 hari di Check Point Perbatasan sesuai dengan SOP yang ada.

Demikian disampaikan Ketua Seksi Humas dan Teknologi Informasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang pada siaran pers yang digelar di Posko Gugus Tugas IPP, Minggu, 17 Mei 2020.

Disampaikan pula olehnya, pasien terkonfirmasi positif SWAB di Kabupaten Sumedang tinggal 9 orang, ODP Reaktif Rapid tidak bergejala 8 orang, dan PDP dengan gejala klinis pneumonia atau comorbid penyakit tertentu 10 orang. 1 orang diantaranya telah selesai dan dinyatakan sembuh yaitu pasien dari Kecamatan Darmaraja.

Menjelang Idul Fitri, sejumlah titik berpotensi menjadi lokasi rawan penyebaran Covid-19, di antaranya pasar, terminal dan tempat ibadah. Untuk itu, masyarakat Sumedang diharapkan tetap waspada dan disiplin dalam menjalankan physical distancin, menggunakan masker saat keluar rumah dan mencuci tangan pakai sabun.

Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang tidak mengeluarkan ketetapan apapun terkait pelonggaran PSBB. PSBB tetap dijalankan secara ketat dan masyarakat Sumedang diimbau untuk tetap mematuhi seluruh ketentuan. Tetap disiplin adalah satu-satunya cara mengurangi laju sebaran penularan Covid-19.

(Sumber: instagram @humas_sumedang)

Judul: Update Covid-19 Sumedang, 17 Mei 2020

Kontributor: AMID 'Abdul Malik Imanuddin'

Diterbitkan pada 21 Mei 2020

Sharing

Komentar

Warta Puseur Dayeuh Kabupaten Sumedang