Update Covid-19 Sumedang, 16 April 2020

Siaran pers perkembangan pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumedang, 16 April 2020.

Situasi dan kondisi terkait penyebaran Covid-19 pada tanggal 16 April 2020 sampai dengan Pukul 16.00 WIB di Kabupaten Sumedang masih perlu lebih diwaspadai. Adapun perkembangan lengkapnya adalah sebagai berikut:

  • Positif Covid-19:
    • Polymerase Chain Reaction (SWAB) positif: 2 orang;
    • Rapid Test Positif (Diduga Covid-19): 13 orang.
  • Pasien Dalam Pengawasan (PDP): 15 orang dari total 42 PDP yang 27 orang diantaranya telah pulang/selesai/sembuh;
  • Orang Dalam Pemantauan (ODP): 119 orang dari total 765 ODP dimana 657 orang diantaranya telah selesai menjalani masa pemantauan;
  • Orang Dalam Risiko (ODR): 7.364 orang;
  • Orang Tanpa Gejala (OTG): 25 orang.

PDP yaitu orang yang memiliki riwayat perjalanan dari wilayah yang terkonfirmasi terjangkit Covid-19 dan memiliki gejala demam, ISPA serta pneumonia.

ODP yaitu orang yang memiliki riwayat perjalanan dari wilayah yang terkonfirmasi terjangkit Covid-19 dan memiliki gejala demam atau ISPA tanpa pneumonia.

ODR yaitu orang yang memiliki riwayat perjalanan dari wilayah yang terkonfirmasi terjangkit Covid-19, tetapi tidak memiliki gejala apapun.

OTG yaitu orang yang tidak memiliki gejala, tetapi pernah kontak erat dengan orang yang positif Covid-19.

ODR yang sebelumnya beristilah ODP Berisiko atas konsolidasi data para pemudik yang dikoordinasikan oleh aparatur wilayah (Camat dan Kepala Desa/Lurah), dalam sepekan terakhir menunjukkan trend menurun. Hal ini tak lepas dari mulai selesainya masa karantina mandiri selama 14 hari, dan menurunnya jumlah warga yang mudik ke Sumedang. Saat ini berdasarkan data hingga Pukul 15.00 WIB jumlah ODR kembali mengalami penurunan sebanyak 464 orang.

Penurunan jumlah ODR yang signifikan terjadi di Kecamatan Sumedang Utara, Pamulihan, Sukasari dan Kecamatan Wado. Sedangkan kenaikan jumlah ODR masih terjadi di Kecamatan Cibugel, Rancakalong, Sumedang Selatan dan Kecamatan Cimalaka.

Saat ini warga masyarakat pemudik dimaksud diminta untuk melakukan isolasi secara mandiri di rumahnya masing-masing untuk jangka waktu 14 hari ke depan. Apabila ada gejala seperti demam, batuk, sakit tenggorokan dan sesak napas, diminta segera menghubungi 119 atau kontak Puskesmas terdekat.

Hasil Rapid Test yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan sampai dengan tanggal 16 April 2020 adalah sebagai berikut:

  • Selesai Rapid Test: 1.589 orang;
  • Selesai Rapid Test ulang: 84 orang.

Jumlah total yang diduga terjangkit Covid-19 berdasarkan hasil Rapid Test menjadi berjumlah 13 orang, karena terdapat penambahan sebanyak 1 orang pasien Rapid Test positif asal Kecamatan Darmaraja. Kepada yang bersangkutan akan segera dilaksanakan tes SWAB menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR), untuk memastikan positif atau tidaknya.

Terhadap semua ODP yang telah melakukan Rapid Test tetap diminta untuk melakukan isolasi secara mandiri di rumahnya masing-masing dan akan dilakukan Rapid Test ulang 10 hari kemudian.

Sebagai bagian upaya menekan penyebaran virus corona atau Covid-19, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang tengah mengusulkan permohonan kepada Pemerintah Pusat melalui Gubernir Jawa Barat untuk memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan surat bernomor 443/2304/Kesra/2020 Tanggal 15 April Tentang Permohonan Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Permohonan penetapan PSBB dilakukan setelah pada tanggal 14 April 2020, para Kepala Daerah yang termasuk ke dalam wilayah Bandung Raya yaitu Kabupaten

Sumedang, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat (KBB) melaksanakan video conference dengan Gubernur Jawa Barat yang selanjutnya sepakat untuk memberlakukan PSBB tahap 2 di Jawa Barat setelah Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi yang sudah lebih dulu melaksanakan PSBB.

Terkait pelaksanaan PSBB, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang telah menyiapkan berbagai aspek pendukung agar selama pelaksanaan PSBB di Kabupaten Sumedang khususnya dapat berjalan aman dan lancar, di antaranya adalah sebagai berikut:

Aspek Ketersediaan Hidup Dasar Rakyat

Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang sudah menghitung ketersediaan dan kebutuhan pangan mulai Bulan April sampai dengan Bulan Mei 2020. Secara umum ketahanan pangan untuk masyarakat cukup aman.

Aspek Sarana dan Prasarana Kesehatan

Untuk sarana prasarana kesehatan ada 3 rumah sakit yang siap mendukung penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Sumedang, yaitu:

  • RSUD Sumedang sebagai Rumah Sakit Rujukan Covid-19
  • RSU Pakuwon
  • RS Harapan Keluarga

Aspek Anggaran dan Operasionalisasi Jaring Pengaman Sosial

Anggaran yang disiapkan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang untuk penanggulangan Covid-19 secara keseluruhan sebesar Rp 89.284.176.530,00.

Aspek Pengamanan

Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang bersama Forkopimda sudah melakukan beberapa skenario untuk menghadapi pandemik ini, termasuk apabila suatu saat diberlakukan PSBB atau pembatasan mobilitas lainnya karena sebelumnya telah dicoba pula menerapkan Karantina Wilayah Parsial dan Optimalisasi Pembatasan Sosial, Patroli Kewilayahan efektif telah dilakukan dalam setiap jenjang, dan semua yang tergabung ke dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang senantiasa saling mendukung sehingga dari sisi keamanan sangat kondusif.

Jika usulan PSBB daerah Bandung Raya disetujui oleh Pemerintah Pusat, maka penerapan PSBB direncanakan akan dilaksanakan pada Rabu, 22 April mendatang.

Penerapan PSBB dilaksanakan selama 14 hari, dan setelah 14 hari penerapan selanjutnya akan dievaluasi apakah pelaksanaannya diteruskan atau intensitasnya dikurangi.

PSBB merupakan sebuah ikhtiar untuk mengoptimalkan pencegahan penyebaran Covid-19, dengan standar penerapan yang sama dan berlaku untuk seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Sumedang.

Demikian dan mari saling mendoakan serta saling menguatkan di tengah situasi dunia yang sedang penuh cobaan ini, insya Allah kita semua pasti bisa melaluinya.

(Sumber: instagram @humas_sumedang)

Judul: Update Covid-19 Sumedang, 16 April 2020

Kontributor: AMID 'Abdul Malik Imanuddin'

Diterbitkan pada 17 April 2020

Sharing

Komentar

Warta Puseur Dayeuh Kabupaten Sumedang