100 Hari Kerja: Sumedang Bersih Menuju Kota Buludru

Hari Jumat kemarin, tanggal 9 November 2018 Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir telah meluncurkan Gerakan Jumah Bersih yang di halaman Induk Pusat Pemerintahan (IPP) Kabupaten Sumedang. Pada kesempatan tersebut, Bupati Sumedang juga telah membuka Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-15 tahun 2018 tingkat Kabupaten Sumedang.

Pencanangan BBGRM kali ini mengusung tema "Dengan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Dan Gerakan Jum'at Bersih Kita Tingkatkan Peran Lembaga Kemasyarakatan Desa Dan Kelurahan Untuk Mewujudkan Masyarakat Sumedang yang Sejahtera, Agamis, Maju, Profesional, Dan Kreatif (Simpati)". Dengan tema tersebut, pemerintah daerah Kabupaten Sumedang akan mengupayakan adanya peningkatan kebersihan lingkungan mulai tingkat Desa dan Kelurahan melalui berbagai kegiatan. Kegiatan yang dilaksanakan salah satunya adalah Gerakan Jumat Bersih.

Kemudian ditambah dengan adanya Unit Reaksi Cepat (URC) Penanganan Sampah dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Sumedang. Serta Pasukan Kuning yang akan menyapu bersih jalan antara Bundaran Binokasih sampai Bundara Adipura sebanyak dua kali dalam satu hari yang dilaksanakan pagi dan sore hari.

Melalui kegiatan Jumat Bersih (Jumsih) ini, Pemerintah Kabupaten Sumedang juga mengajak warga masyarakat Sumedang untuk ikut berpartisipasi membersihkan lingkungan masing-masing, termasuk dinas, instansi, kantor, baik negeri maupun swasta.

Pencanangan BBGRM dan Gerakan Jumat Bersih ini dilakukan salah satunya untuk mengembalikan Sumedang sebagai Kota Buludru. Sebuah julukan yang diberikan oleh Presiden Soekarno kepada Kota Sumedang pada tahun 1956.

(Sumber: berbagai sumber dan instagram @humas_sumedang)

Judul: 100 Hari Kerja: Sumedang Bersih Menuju Kota Buludru

Kontributor: AMID 'Abdul Malik Imanuddin'

Diterbitkan pada 10 November 2018

Sharing

Komentar

Warta Puseur Dayeuh Kabupaten Sumedang