100 Hari Kerja: Pembangunan 4 Jembatan Gantung di Sumedang

Kabupaten Sumedang mendapatkan bantuan empat buah jembatan gantung dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pembangunan jembatan ini sedang dikerjakan di empat lokasi berbeda yang bertujuan untuk mempermudah dan memperpendek akses warga masyarakat di sekitaran jembatan tersebut.

Empat buah jembatan gantung tersebut berlokasi di empat tempat berbeda dan melewati aliran sungai yang berbeda pula. Jembatan gantung pertama melewati aliran Sungai Cikandung yang menjadi batas antara Kecamatan Buahdua dengan Kecamatan Surian. Jembatan ini menjadi penghubung langsung antara wilayah Desa Karangbungur Kecamatan Buahdua dengan wilayah Desa Ranggasari Kecamatan Surian. Sebelumnya untuk menghubungkan kedua wilayah tersebut, menggunakan sarana jembatan darurat yang dibangun oleh Tim Vertical Rescue Indonesia dalam program 1.000 Jembatan di Indonesia. Jembatan tersebut, untuk keamanan penyeberangannya maksimal tiga orang dalam sekali penyeberangan. Dengan dibangunnya jembatan gantung yang baru, nantinya bisa dilewati orang dan kendaraan seperti sepeda motor, bahkan bisa dilalui oleh mobil ambulan yang membawa orang sakit.

Jembatan gantung kedua melewati aliran Sungai Cilutung yang berlokasi di Desa Cimanintin Kecamatan Jatinunggal. Kemudian jembatan ketiga berlokasi di alirang Sungai Cimanuk yang memisahkan Desa Karedok dengan desa lainnya di Kecamatan Jatigede. Saat ini, untuk akses menuju dan keluar dari wilayah Desa Karedok menggunakan jembatan gantung yang hanya bisa dilewati oleh lalu lintas orang dan sepeda motor karena lebarnya yang tidak terlalu besar. Dengan adanya jembatan gantung yang baru ini, bukan hanya lalu lintas orang dan sepeda motor saja yang bisa melewatinya, bahkan kendaraan berupa mobil ambulan bisa melewatinya untuk mengangkut orang sakit.

Jembatan terakhir melewati alirang Sungai Cihonje yang menghubungkan antara wilayah Desa Gunasari dengan Desa Baginda di Kecamatan Sumedang Selatan. Saat ini untuk lalu lintas terdekat antara dua desa tersebut menggunakan jembatan gantung sementara yang dibangun oleh Tim Vertical Rescue Indonesia.

Pembangunan empat jembatan gantung yang dibangun menggunakan sumber dana dari APBN melalui Kementerian PUPR ini bertujuan untuk mempermudah dan memperpendek akses warga masyarakat perdesaan di sekitar jembatan gantung. Baik sebagai akses untuk menuju ke sekolah, pasar, tempat kerja, mengurus administrasi ke kantor desa atau kecamatan maupun sebagai akses silaturahmi antar-warga. Jembatan gantung yang dibangun ini memiliki panjang antara 90 sampai dengan 120 meter dengan lebar 1,8 meter. Sehingga bisa dilewati kendaraan roda empat teruntuk khusus mobil ambulan yang membawa orang sakit.

Judul: 100 Hari Kerja: Pembangunan 4 Jembatan Gantung di Sumedang

Kontributor: AMID 'Abdul Malik Imanuddin'

Diterbitkan pada 11 November 2018

Sharing

Komentar

Warta Puseur Dayeuh Kabupaten Sumedang