Pasca Koalisi PDIP-Golkar, Akur Siapkan Strategi Sambut Pilkada Sumedang 2018

Foto Profil Kontributor: AMID 'Abdul Malik Imanuddin' Diterbitkan pada: 22 Agustus 2017
Gambar Tulisan

Adanya koalisi antara PDI Perjuangan Kabupaten Sumedang dengan Partai Golkar Kabupaten Sumedang telah mengubah konstelasi perpolitikan Sumedang menjelang Pemilukada 2018. Bagi sejumlah kandidat bakal calon yang sebelumnya merapat ke kedua partai politik tersebut, harus menyiapkan strategi baru.

Salah satu kandidat yang terpengaruh adalah mantan ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Sumedang, Asep Kurnia. Kandidat yang biasa dipanggil Akur ini sebelumnya merapat ke Partai Golkar dan ditetapkan sebagai salah satu bakal calon yang akan digodog untuk dicalonkan bersama tiga orang kandidat lainnya: Eka Setiawan, Sidik Jafar dan Tonny Apriliani.

Dengan diresmikannya koalisi kedua partai tersebut, Akur kemudian fokus untuk menjalin komunikasi dengan kandidat lainnya yang cukup kuat yaitu Zaenal Alimin (ZA). Jalinan komunikasi ini semakin menguatkan prediksi publik sebelumnya tentang bergabungnya dua tokoh yang fenomenal tersebut. Namun, belum ditentukan akan menempuh jalur mana, apakah jalur partai atau independen.

Media Sosial

Grup Facebook Counting...
Grup Sumedang Tandang
Fan Page Facebook Counting...
@sutanyangka
Akun Facebook Counting...
@sumedang.tandang.7
Instagram Counting...
@sumedang.tandang
Twitter Counting...
@sumedangtandang
Google Plus Counting...
+SumedangTandangsumedangtandang