Sekilas Kontak

Pemilik/Pengelola

Keluarga H. Atang Sobandi

Berdiri

8 Desember 1951

Alamat Lengkap

Jl. Pangeran Kornel No. 163 Pasanggrahan Baru Sumedang Selatan

Nomor Telepon

0261-202537

Nomor Handphone

0896-0544-0888

Web Site

Medal Sekarwangi

Akun Facebook

Medal Sekarwangi

Page Facebook

Medal Sekarwangi


Lokasi


Akses Lokasi

Medal Sekarwangi atau disingkat dengan MS merupakan nama sebuah perusahaan otobus (PO) yang beroperasi di Sumedang. Sebagai sebuah perusahaan otobus, Medal Sekarwangi bergerak dalam bidang jasa transportasi khususnya angkutan bus AKAP (Antar Kota Antar Propinsi) dan AKDP (Antar Kota Dalam Propinsi).

Berdasarkan sejarah perjalanannya, Medal Sekarwangi berdiri semenjak tahun 1950-an. Tepatnya pada tanggal 8 Desember 1951, pendiri PO Medal Sekarwangi yaitu H. Atang Sobandi (Alm) membeli satu unit bus yang diberi nama "Bis Peristiwa" yang melayani jurusan Hariang (Buahdua) - Sumedang. Nama Medal Sekarwangi sendiri berasal dari nama grup kesenian panggung sandiwara yang didirikan oleh ayahnya yaitu Apih Sukarya (Alm).

Sebelumnya, pada tahun 1949, Apih Sukarya mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang hasil bumi dengan nama Sinar Muda membentuk kelompok kesenian dengan nama Medal Sekarwangi. H. Kemudian salah seorang anaknya, H. Atang Sobandi yang menjadi penerus perusahaan Sinar Muda lebih memfokuskan usaha di bidang angkutan otobus dengan memilih nama kelompok kesenian panggung sandiwara menjadi nama perusahaannya, Medal Sekarwangi. Perusahaan otobus Medal Sekarwangi ini kemudian mengalami perkembangan dengan dilakukannya penambahan armada sebanyak 10 buah bus baru pada tahun 1952. Trayek yang dilayaninya juga mengalami penambahan bukan hanya Hariang - Sumedang saja. Trayeknya bertambah dengan melayani jalur Wado - Sumedang dan Wado - Jakarta.

Pada tahun 1960, PO Medal Sekarwangi menambah lagi armadanya berupa bus dengan merk Dodge dan mengubah jalur trayek Wado - Jakarta menjadi Sumedang - Jakarta. Dan pada tahun 1969, ketika pemerintah propinsi DKI Jakarta di bawah komando H. Ali Sadikin, PO Medal Sekarwangi dipercaya untuk mengelola bus kota yang berada di ibukota Jakarta. Pengelolaan bus kota ini berakhir pada tahun 1979 ketika pemerintah mengambil alih pengelolaan bus kota menjadi PPD. Sehingga, PO Medal Sekarwangi kembali memfokuskan pada penggarapan angkutan bus trayek Sumedang - Jakarta.

Masih di tahun yang sama, PO Medal Sekarwangi menjadi perintis bus patas AC pertama yang mendapat trayek Bandung - Jakarta via Tol Jagorawi. Pada masa ini, PO Medal Sekarwangi memiliki tiga kantor di lokasi yang berbeda yaitu di Jakarta, Bandung dan Sumedang. Sampai akhir tahun 1989, PO Medal Sekarwangi mengalami masa kejayaan. Tidak mengherankan jika PO Medal Sekarwangi melakukan sejumlah penambahan armada untuk memenuhi lonjakan penumpang. Pada tahun 1980 ada penambahan armada sebanyak 23 buah bus dengan ukuran sedang dan besar. Dan pada tahun 1981 dilakukan penambahan kembali sebanyak 11 armada baru dengan merk Mercedes Benz berukuran besar.

Pada tahun 1984 ada penambahan kembali berupa empat buah bus merk Hino dan tiga unit bus merk Mercedes Benz. Pada tahun ini juga, PO Medal Sekarwangi menjadikan Jakarta sebagai kantor pusatnya yang beralamat di Jalan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Selain menjalankan perusahaan yang bergerak di bidang angkutan umum, juga menggarap bidang lain seperti perdagangan umum termasuk eksport dan import.

Memasuki awal tahun 1990, PO Medal Sekarwangi mengalami penurunan seiring dengan perkembangan ekonomi di Indonesia yang tidak menentu. Yang lebih khusus lagi adanya perubahan psikologis penumpang bus yang mengalami penurunan dikarenakan banyaknya sarana transportasi lain yang menjadi alternatif. Perkembangan ekonomi yang tidak menentu mempengaruhi arus lalu lintas perjalanan bisnis. Kemunduran paling parah terjadi pada tahun 1998 ketika Indonesia dilanda gejolak krisis moneter yang benar-benar meluluhlantakkan perekonomian Indonesia dari berbagai sektor. Krisis moneter ini sempat menggoyahkan eksistensi PO Medal Sekarwangi.

Kondisi tersebut menyebabkan beberapa trayek mulai dihapus. Kemudian ditambah dengan besaran biaya operasional perusahaan yang makin tinggi. Walau demikian, generasi penerus yang menjalankan perusahaan Medal Sekarwangi harus tetap jalan. Sebagaimana pesan dari pendirinya, H. Atang Sobandi sebelum meninggal dunia pada tahun 1996 agar PO Medal Sekarwangi tetap eksis meski dalam kondisi terburuk dan terpuruk sekalipun. Sepeninggalnya, PO Medal Sekarwangi dikendalikan oleh keturunannya di bawah pimpinan H. Atep Gunawan Sobandi, MBA.

Memasuki tahun 2000-an, kemunduran perusahaan otobus semakin menjadi-jadi. Kemunduran pada masa ini lebih disebabkan karena kemajuan teknologi informasi yang lebih mengutamakan kemudahan dan kecepatan berkomunikasi. Ditambah dengan menjamurkan perusahaan jasa travel yang menyediakan layanan lebih baik dan kecepatan perjalanan yang semakin menyisihkan angkutan bus.

Meski demikian, PO Medal Sekarwangi tetap berusaha untuk tetap eksis dan melayani trayek yang tersedia setelah terjadi pengurangan. Ini sejalan dengan komitmen dan pesan pendiri PO Medal Sekarwangi. Eksistensi PO Medal Sekarwangi didukung juga oleh fanatisme penumpang asal Sumedang yang lebih mengutamakan Medal Sekarwangi sebagai sarana transportasi baik dari Sumedang maupun ke Sumedang.

Untuk trayek utama, PO Medal Sekarwangi melayani trayek Sumedang - Jakarta dan Wado - Jakarta. Dan untuk armadanya sendiri bus Medal Sekarwangi menggunakan chassis bus buatan Mercedes Benz dengan tipe OH1521, OH1525, dan OH1526. Kelas penumpangnya terbagi ke dalam dua kelas yaitu kelas Eksekutif (konfigurasi kursi 2-2) dan kelas AC Ekonomi (konfigurasi kursi 2-3). Untuk tarifnya sendiri bervariasi antara 55 ribu sampai dengan 70 ribu tergantung trayeknya.

Penulis

Kontributor: AMID 'Abdul Malik Imanuddin'

Diterbitkan pada 11 Mei 2019

Sharing

Detail Kontak

Komentar

Pemberitahuan!

Silakan lengkapi data komentar Anda...

Iklan Sumedang

Media Sosial

Grup Facebook Counting...
Grup Sumedang Tandang
Fan Page Facebook Counting...
@sutanyangka
Akun Facebook Counting...
@sumedang.tandang.7
Instagram Counting...
@sumedang.tandang
Twitter Counting...
@sumedangtandang
Google Plus Counting...
+SumedangTandangsumedangtandang