Sekilas Kontak

Pemilik/Pengelola

UPTD Pasar Tanjungsari

Berdiri

1986

Alamat Lengkap

Jalan Raya Cirebon - Bandung, Desa Jatisari Kecamatan Tanjungsari


Lokasi


Akses Lokasi
  1. Berada di pinggir jalan raya Bandung - Cirebon
  2. Dilewati angkutan umum seperti Angkutan Umum Perkotaan (Angkot) 04, Angkutan Pedesaan Tanjungsari - Rancakalong dan Angkutan Umum Antar-Kota yang melewati jalur Sumedang - Bandung
  3. Bisa diakses menggunakan berbagai jenis kendaraan baik roda dua maupun roda empat

Merupakan sebuah pasar tradisional yang berada di kawasan Kecamatan Tanjungsari. Lokasi tepatnya berada di pinggir jalan raya yang menghubungkan Sumedang - Bandung. Pasar ini didirikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang pada tahun 1986. Luas lahan yang digunakan sebagai area Pasar Tanjungsari ini seluas 14.000 meter persegi.

Sebagai pasar tradisional, di tempat ini pembeli dan penjual bertemu langsung untuk melakukan transaksi jual-beli yang biasanya dilakukan setelah ada proses tawar-menawar. Pasar Tanjungsari dihuni sekitar 600 lebih kios dan los yeng menyediakan berbagai keperluan hidup sehari-hari. Berbagai jenis kebutuhan baik bahan makanan khususnya sembako, sandang (pakaian), sayuran, kelontongan dan peralatan elektronik, tersedia di pasar ini. Pasar Tanjungsari buka setiap hari dengan waktu utama pada waktu malam menjelang shubuh sampai pagi, terutama untuk kios dan los yang menyediakan berbagai bahan makanan dan sayuran.

Selain sebagai pasar, sebagian lahan Pasar Tanjungsari juga biasa digunakan sebagai pangkalan Bus Damri Jurusan Tanjungsari - Kebon Kalapa kota Bandung. Awalnya, pangkalan Bus Damri terletak di samping Pasar Tanjungsari. Namun ketika lahannya lama kelamaan menyempit karena terdesak oleh kios dan lapak penjual, pangkalan Bus Damri ini tidak bisa dipakai lagi. Dan akhirnya, pangkalan Bus Damri pindah ke depan pasar.

Pada tahun 2009, Pasar Tanjungsari mengalami kebakaran yang menghanguskan hampir semua kios dan los yang ada di dalam pasar. Dari sejumlah 640 kios dan los yang ada di Pasar Tanjungsari, sekitar 540 bangunan hangus beserta barang dagangan. Paska kebakaran, baru dilakukan renovasi (perbaikan) total pada tahun 2011 seperti yang nampak sampai saat ini. Dan pada tahun berikutnya, tahun 2012, dilakukan renovasi kembali. Perbaikan ini khususnya berkaitan dengan perbaikan bagian depan pasar supaya jalanan menjadi lebih lebar untuk memperlancar arus lalu-lintas.

Akibat pelebaran jalan di depan pasar ini, lahan di depan Pasar Tanjungsari menjadi menyempit. Hal ini memaksa beberapa kios pasar untuk dipindahkan. Begitu juga pangkalan Bus Damri harus pindah kembali.

Salah satu permasalahan yang masih belum terpecahkan sampai saat ini dengan adanya Pasar Tanjungsari adalah kemacetan di jalan raya Sumedang - Bandung. Walaupun jalan di depan pasar sudah diperlebar, namun kemacetan tetap belum bisa teruraikan. Ketika lalu lintas yang padat baik lalu-lintas kendaraan maupun lalu-lintas orang yang menggunakan jalan di depan Pasar Tanjungsari, kemacetan dari arah Bandung dan arah Sumedang tidak terhindarkan.

(Sumber: dari berbagai sumber)

Penulis

Kontributor: AMID 'Abdul Malik Imanuddin'

Diterbitkan pada 15 Maret 2016

Sharing

Detail Kontak

Komentar

Pemberitahuan!

Silakan lengkapi data komentar Anda...

Iklan Sumedang

Media Sosial

Grup Facebook Counting...
Grup Sumedang Tandang
Fan Page Facebook Counting...
@sutanyangka
Akun Facebook Counting...
@sumedang.tandang.7
Instagram Counting...
@sumedang.tandang
Twitter Counting...
@sumedangtandang
Google Plus Counting...
+SumedangTandangsumedangtandang