Sekilas Kontak

Alamat Lengkap

Jl. Pangeran Santri No. 73 Kotakulon

Nomor Telepon

0261-210955

Akun Facebook

Kotakulon Sumedang Tandang


Lokasi


Akses Lokasi
  1. Berlokasi di pinggir jalan besar
  2. Bisa diakses menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat
  3. Tidak dilewati Angkutan Umum secara langsung
  4. Tidak jauh dari perempatan jalan Kutamaya-Pangeran Santri. Sekitar 40 meter ke arah selatan

Kelurahan Kotakulon merupakan sebuah kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Sumedang Selatan Kabupaten Sumedang. Posisinya berada di ujung utara wilayah kecamatan dan berbatasan langsung dengan Kecamatan Sumedang Utara. Jika dilihat dari pusat Kecamatan Sumedang Selatan, lokasinya berada di sebelah timur dengan jarak sekitar empat kilometer.

Berdasarkan data Kecamatan Sumedang Selatan dalam Angka tahun 2014 yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumedang, pada tahun 2013 Kelurahan Kotakulon memiliki status sebagai perkotaan dengan klasifikasi sebagai desa swadaya lanjut. Secara topografis, wilayah Kelurahan Kotakulon berada di kawasan dengan bentang permukaan tanah berupa dataran. Ketinggian wilayah dimana kantor kelurahan berada pada 485 meter di atas permukaan laut. Secara geografis, wilayah Kelurahan Kotakulon berada di kawasan yang dikelilingi oleh wilayah sebagai berikut: Desa Margamukti, Desa Mekarjaya dan Kelurahan Situ (ketiganya berada di wilayah Kecamatan Sumedang Utara) di sebelah utara, Kelurahan Regol Wetan di sebelah timur dan selatannya, serta Kelurahan Pasanggrahan Baru dan Desa Padasuka Kecamatan Sumedang Utara di sebelah baratnya. Secara administratis, wilayah Kelurahan Kotakulon terbagi ke dalam 16 wilayah Rukun Warga (RW) dan 60 wilayah Rukun Tetangga (RT).

Kemudian untuk luas wilayahnya, sebagaimana disajikan sumber data yang sama, pada tahun 2013 Kelurahan Kotakulon memiliki wilayah dengan luas total sebesar 286,29 hektar. Dari luas wilayah tersebut, Kelurahan Kotakulon terbagi ke dalam beberapa jenis penggunaan atau tata guna lahan. Sebagian besar wilayahnya merupakan kawasan pemukiman berupa perumahan dan pekarangan. Lahan ini memiliki komposisi luas sebesar 104,13 hektar. Kemudian wilayah yang berupa lahan pertanian sebesar 91,93 hektar. Lahan pertaniannya terbagi ke dalam dua jenis yaitu lahan pesawahan dan lahan pertanian selain pesawahan. Luasannya adalah masing-masing sebesar 90,67 hektar dan 1,26 hektar. Kemudian sisanya seluas 4,32 hektar dipergunakan sebagai lahan lainnya.

Jika dilihat menggunakan Google Maps, wilayah Kelurahan Kotakulon berada di bagian barat wilayah perkotaan Sumedang. Wilayahnya dibatasi oleh aliran Sungai Cipeles di sebelah utara dan sebagian baratnya. Sementara bagian timur dan selatan dibatasi oleh jalur jalan. Untuk kontur wilayahnya didominasi oleh kawasan berupa dataran, kecuali wilayah Gunung Palasari yang merupakan kawasan perbukitan di bagian barat daya wilayah Kelurahan Kotakulon. Untuk tata guna lahannya, kawasan Kelurahan Kotakulon merupakan lahan campuran antara kawasan pemukiman, kawasan pertanian dan kawasan hutan lindung. Bagian tenggara dan timur wilayahnya merupakan kawasan pemukiman dan perkantoran yang padat karena merupakan bagian dari kawasan pusat kota Sumedang. Sementara bagian tengah dan utaranya merupakan campuran antara kawasan pemukiman dengan kawasan pertanian berupa pesawahan. Sementara bagian tenggaranya merupakan kawasan hutan lindung yang menyelimuti Gunung Palasari.

Untuk jumlah penduduknya, masing bersumber data yang sama, pada tahun 2013 Kelurahan Kotakulon dihuni penduduk sebanyak 11.330 orang. Sebuah jumlah penduduk yang sangat besar jika dibandingkan dengan wilayah desa/kelurahan lainnya. Hanya kalah oleh jumlah penduduk Kelurahan Pasanggrahan Baru. Komposisi penduduknya adalah sebanyak 5.717 orang berjenis kelamin laki-laki ditambah 5.613 orang berjenis kelamin perempuan. Jumlah kepala keluarganya sebanyak 4.164 KK. Dan kepadatan penduduk Kelurahan Kotakulon untuk tiap kilometer persegi luas wilayahnya dihuni penduduk rata-rata sebanyak 3.962 orang.

Terkait wisata, di Kelurahan Kotakulon terdapat potensi objek wisata berupa wisata sejarah yang berlokasi di Gunung Kunci dan Gunung Palasari. Di kedua gunung kecil tersebut terdapat bangunan peninggalan penjajah Belanda berupa benteng.

(Sumber: BPS Kab. Sumedang)

Penulis

Kontributor: AMID 'Abdul Malik Imanuddin'

Diterbitkan pada 06 Maret 2018

Sharing

Detail Kontak

Komentar

Pemberitahuan!

Silakan lengkapi data komentar Anda...

Iklan Sumedang

Media Sosial

Grup Facebook Counting...
Grup Sumedang Tandang
Fan Page Facebook Counting...
@sutanyangka
Akun Facebook Counting...
@sumedang.tandang.7
Instagram Counting...
@sumedang.tandang
Twitter Counting...
@sumedangtandang
Google Plus Counting...
+SumedangTandangsumedangtandang