Akses Lokasi

Keterangan:
  1. Bisa diakses menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat
  2. Tidak dilewati Angkutan Umum

Suka ? Like & Share

Sekilas Kontak

Alamat Lengkap

Dusun Batugara Desa Cikondang Kecamatan Sumedang Selatan

Web Site

Kampung Batugara

Page Facebook

Batugara Sumedang


Lokasi

Kampung Batugara merupakan sebuah kampung atau dusun yang berada di wilayah Desa Cikondang Kecamatan Ganeas. Lokasinya berada di sebelah tenggara pusat kota Sumedang dengan jarak menggunakan akses jalan terdekat sekitar 7,5 kilometer. Jika melihat posisinya di wilayah desa, Kampung Batugara berada di ujung selatan wilayah Desa Cikondang.

Secara topografis, Kampung Batugara berada di wilayah dengan ketinggian sekitar 600 - 740 meter di atas permukaan laut. Wilayahnya dikelilingi oleh perbukitan, terutama di sebelah barat, selatan dan bagian timur. Sementara bagian utara Kampung Batugara merupakan kawasan yang lebih landai, memanjang sampai ke wilayah Ganeas.

Kampung Batugara terbagi ke dalam dua wilayah yaitu Batugara Tonggoh (Lembur Tonggoh) dan Batugara Landeuh (Lembur Landeuh). Melihat komposisi penduduknya, Lembur Tonggoh memiliki jumlah penduduk lebih banyak daripada Lembur Landeuh. Lembur Tonggoh terletak di bagian selatan Lembur Landeuh, sehingga akses dari luar akan melintasi Lembur Landeuh terlebih dahulu. Penamaan keduanya terkait perbedaan elevasi atau ketinggian kedua kampung tersebut. Untuk tata pemerintahannya, Batugara terbagi ke dalam dua Rukun Warga (RW) dan enam Rukun Tetangga (RT).

Berdasarkan informasi yang disajikan oleh weblog Batugara, ada dongeng yang menyebutkan bahwa Kampung Batugara lahir semenjak jaman Kerajaan Sumedang Larang. Ketika Kerajaan Sumedang diserbu oleh tentara dari Cirebon, pembesar Sumedang Larang pada saat itu mengamankan diri sampai ke Dayeuh Luhur yang kemudian menjadi pusat pemerintahan Sumedang Larang. Daerah Batugara yang lokasinya tidak terlalu jauh dari Dayeuh Luhur menjadi daerah penyangga untuk Dayeuh Luhur. Dan penamaan Batugara berasal dari kata Batur Nagara yang berarti Teman dari Negara.

Kawasan Batugara dikelilingi oleh kawasan pertanian, baik pertanian lahan basah maupun lahan kering. Di bagian selatan dan utara Kampung Batugara merupakan kawasan pesawahan, sementara di bagian barat di timurnya didominasi oleh lahan perkebunan. Kawasan yang lebih tingginya merupakan kawasan kehutanan terutama di bagian selatannya. Kawasan yang lebih tinggi yang mengelilingi Batugara memiliki nama tersendiri, seperti Gunung Gajah di sebelah barat, Gunung Bedil di sebelah selatan dan Pasir Heulang di sebelah timurnya.

Dengan luasnya kawasan pertanian yang mengelilingi Batugara, tidak mengherankan jika penduduk Kampung Batugara sebagian besar memiliki mata pencaharian sebagai petani. Selain bertani di sawah, penduduk Batugara juga ada yang mengolah hasil nira berupa gula aren. Tak ketinggalan juga peternakan dengan memelihara ternak jadi jenis sapi, domba dan ayam. Kini, selain bertani, kaum muda Batugara banyak juga yang mencari pekerjaan ke luar daerah sampai ke luar Pulau Jawa.

Untuk akses jalan menuju ke Kampung Batugara sendiri ada dua jalur yang bisa dipakai. Yang pertama melewati wilayah Cipameungpeuk dan yang kedua melalui kawasan Ganeas. Jika menggunakan wilayah Cipameungpeuk, bisa menggunakan jalan Pagarbetis dan belok kiri ke Tenjolaya ketika mau memasuki wilayah Desa Sukagalih, dilanjut ke Nyangkokot, Sembir Gunasari, Cipetir dan Cigobang hingga sampai di Batugara. Sementara jika menggunakan jalur Ganeas, bisa menggunakan jalur Sumedang - Ganeas, belok ke kanan di Cimareme Cikoneng Kulon, Sulambitan, Cikondang, Cigobang sampai di Batugara.

Penulis

Kontributor: AMID 'Abdul Malik Imanuddin'

Diterbitkan pada 07 Juli 2020

Detail Kontak

Komentar

Pemberitahuan!

Silakan lengkapi data komentar Anda...

Iklan Sumedang

Media Sosial

Grup Facebook Counting...
Grup Sumedang Tandang
Fan Page Facebook Counting...
@sutanyangka
Akun Facebook Counting...
@sumedang.tandang.7
Instagram Counting...
@sumedang.tandang
Twitter Counting...
@sumedangtandang
Google Plus Counting...
+SumedangTandangsumedangtandang