Sekilas Kontak

Berdiri

8 Juni 1982

Alamat Lengkap

Jl. Trunamanggala No. Sumedang

Nomor Telepon

0853-0261-0059

Web Site

Desa Trunamanggala

Akun Facebook

Pemerintah Trunamanggala


Lokasi


Akses Lokasi
  1. Berlokasi di pinggir jalan besar
  2. Bisa diakses menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat
  3. Tidak dilewati Angkutan Umum
  4. Bisa menggunakan Angkutan Pedesaan Sumedang - Citimun. Turun di dekat SDN Palasah. Dilanjut naik ojeg ke arah selatan menuju Desa Trunamanggala

Desa Trunamanggala merupakan sebuah desa yang berada di wilayah Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang. Lokasinya berada di bagian barat wilayah kecamatan dan berbatasan langsung dengan wilayah Kecamatan Tanjungkerta dan Kecamatan Sumedang Utara. Jarak dengan pusat pemerintahan Kecamatan Cimalaka sekitar lima kilometer.

Berdasrkan sejarahnya, Desa Trunamanggala merupakan sebuah desa pemekaran. Sebelum menjadi desa sendiri, wilayah Desa Trunamanggala merupakan bagian dari wilayah Desa Nyalindung. Pada tahun 1982, Desa Nyalindung dimekarkan menjadi dua desa yaitu Desa Nyalindung sebagai desa induk dan Desa Trunamanggala sebagai desa pemekaran. Pemekaran Desa Nyalindung dilakukan berdasarkan pada Surat Keputusan (SK) Bupati Sumedang Nomor 112/OP.023/BUP/SK/1982 tertanggal 08 Juni 1982. Paska pemekaran wilayah ini, Desa Trunamanggala memiliki cakupan wilayah di bagian selatan bekas wilayah desa induk.

Untuk penamaannya sendiri kata Trunamanggala, berdasarkan satu sumber, berasal dari gabungan dua kata yaitu Truna dan Manggala. Truna berarti keturuan, sementara Manggala berasal dari nama Kepala Desa Nyalindung yang pertama. Sehingga Trunamanggala memiliki arti keturunan dari Manggala.

Berdasarkan data Kecamatan Cimalaka dalam Angka tahun 2014 yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumedang, pada tahun 2013 Desa Trunamanggala memiliki status sebagai pedesaan dengan klasifikasi sebagai desa swakarsa lanjut. Secara topografis, wilayah Desa Trunamanggala berada di kawasan dengan bentang permukaan tanah berupa dataran. Ketinggian wilayah dimana kantor desa berada pada 615 meter di atas permukaan laut. Secara geografis, wilayah Desa Trunamanggala berada di wilayah dengan dibatasi oleh: Desa Naluk dan Desa Nyalindung di sebelah utara, Desa Citimun dan Desa Cikole di sebelah timur, Desa Jatihurip dan Desa Jatimulya (keduanya berada di wilayah Kecamatan Sumedang Utara) di sebelah selatan, serta Desa Cipanas Kecamatan Tanjungkerta di sebelah baratnya. Secara administratif, wilayah Desa Trunamanggala terbagi ke dalam tiga wilayah dusun yaitu Dusun I (meliputi wilayah Kampung Babakan Pedes, Rahayu, Kubang, Cipereng dan Kampung Cihayam), Dusun II (meliputi wilayah Kampung Ciulur, Ciembe (Wargi Saluyu) dan Kampung Babakan Randu) dan Dusun III (Kampung Pangkalan, Cikujang dan Kampung Cibelentuk). Yang kemudian terbagi lagi ke dalam wilayah Rukun Warga dan Rukun Tetangga dengan jumlah masing-masing sebanyak 10 RW dan 29 RT.

Untuk luas wilayahnya, sebagaimana disebutkan sumber data utama, pada tahun 2013 Desa Trunamanggala memiliki wilayah dengan luas total sebesar 402 hektar. Luas wilayah Desa Trunamanggala tersebut terbagi ke dalam beberapa penggunaan atau tata guna lahan. Sebagian besar wilayah Desa Trunamanggala merupakan kawasan pertanian dengan komposisi seluas 329,4 hektar. Lahan pertanian tersebut terbagi ke dalam dua jenis yaitu lahan pesawahan dan lahan pertanian selain pesawahan dengan luasan untuk lahan pesawahan sebesar 87 hektar. Sementara luasan lahan pertanian selain pesawahan sebesar 242,4 hektar. Kemudian lahan pemukiman (perumahan dan pekarangan) dengan komposisi seluas 42,3 hektar. Sisanya seluas 30,3 hektar dipergunakan sebagai lahan lainnya.

Jika dilihat menggunakan Google Maps, wilayah Desa Trunamanggala berada di perbatasan wilayah Kecamatan Cimalaka bagian barat yang berbatasan dengan Kecamatan Tanjungkerta di sebelah baratnya serta Kecamatan Sumedang Utara di sebelah selatannya. Wilayah Desa Trunamanggala membentang sampai dengan jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Cimalaka dengan Kecamatan Tanjungkerta. Kontur wilayah Desa Trunamanggala merupakan kawasan dengan permukaan lahan berupa dataran, kecuali di bagian baratnya merupakan perbukitan. Wilayah Desa Trunamanggala didominasi oleh lahan menghijau yang merupakan kawasan pertanian, campuran dari lahan pesawahan dan perkebunan.

Untuk jumlah penduduknya, sebagaimana disebutkan sumber data utama, pada tahun 2013 Desa Trunamanggala dihuni penduduk sebanyak 7.286 orang. Dengan rincian sebanyak 3.881 orang berjenis kelamin laki-laki ditambah 3.405 orang berkenis kelamin perempuan. Jumlah kepala keluarganya sebanyak 1.822 orang. Kepadatan penduduk Desa Trunamanggala, untuk setiap kilometer persegi luas wilayahnya dihuni penduduk rata-rata sebanyak 1.812 orang.

Untuk mata pencaharian penduduknya, sebagian besar penduduk Desa Trunamanggala memiliki pekerjaan di sektor pertanian baik sebagai petani maupun buruh tani. Sektor pertanian sebenarnya tidak terlalu mendominasi jika dibandingkan dengan gabungan penduduk yang bekerja di sektor lainnya. Namun jika dibandingkan per sektor, sektor ini maasih lebih banyak. Sebagian penduduk Desa Trunamanggala yang lain bekerja di sektor perdagangan, industri, jasa, transportasi dan konstruksi.

Sektor pertanian di Desa Trunamanggala didukung oleh lahan pertanian yang cukup luas baik pesawahan maupun non-pesawahan. Lahan pesawahan di Desa Trunamanggala masih mengandalkan sistem pengairan non-teknis, namun memiliki produktivitas yang bagus dalam menghasilkan produk utama berupa padi. Di samping padi sawah dihasilkan juga padi ladang dan beberapa jenis tanaman palawija seperti jagung, ubi kayu, ubi jalar dan kacang tanah. Lahan perkebunannya menghasilkan beberapa jenis buah-buahan seperti alpukat, belimbing, durian, jambu biji dan mangga. Desa Trunamanggala juga terkenal sebagai penghasil sayuran dari jenis sawi atau petsai.

Untuk sektor industri yang digeluti masyarakat Desa Trunamanggala terkait pengolahan makanan dan pengolahan batu bata. Terkait sektor industri ini, Desa Trunamanggala terkenal sebagai penghasil batu bata merah.

Terkait sektor seni budaya, di Desa Trunamanggala masih terdapat beberapa jenis seni tradisional Sunda yang masih ada. Kesenian yang masih ada diantaranya adalah seni Calung dan seni Kuda Renggong. Kemudian sektor wisata, Desa Trunamanggala sedang menggarap dan menata wilayah Pasir Malaka sebagai kawasan wisata pertanian (agrowisata) Leuweung Tiis. Selain menyajikan kawasan wisata pertanian, dari atas bukit terpampang pemandangan yang indah. Dari sini bisa melihat hamparan pemandangan kawasan kota Sumedang. Semakin indah jika dilihat di malam hari.

Desa Trunamanggala merupakan salah satu desa yang pernah mendapat penghargaan sebagai Desa Sadar Hukum dari Kementerian Hukum dan HAM pada tahun 2014. Kemudian pada tahun 2017 Desa Trunamanggala berhasil menyabet Juara II pada kegiatan Festival Pelayanan Sosial Dasar (PSD) Generasi Sehat dan Cerdas tahun 2017 tingkat Kecamatan Cimalaka.

(Sumber: dari berbagai sumber termasuk BPS Sumedang)

Penulis

Kontributor: AMID 'Abdul Malik Imanuddin'

Diterbitkan pada 18 Desember 2017

Sharing

Detail Kontak

Komentar

Pemberitahuan!

Silakan lengkapi data komentar Anda...

Iklan Sumedang

Media Sosial

Grup Facebook Counting...
Grup Sumedang Tandang
Fan Page Facebook Counting...
@sutanyangka
Akun Facebook Counting...
@sumedang.tandang.7
Instagram Counting...
@sumedang.tandang
Twitter Counting...
@sumedangtandang
Google Plus Counting...
+SumedangTandangsumedangtandang