Sekilas Kontak

Alamat Lengkap

Dusun Cilembu Desa Paku Alam Kecamatan Darmaraja


Lokasi


Akses Lokasi
  1. Berada di pinggir jalan besar
  2. Bisa diakses menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat
  3. Tidak dilewati angkutan umum

Desa Paku Alam merupakan sebuah desa yang berada di wilayah Kecamatan Darmaraja. Letaknya berada di bagian paling utara wilayah Kecamatan dan berbatasan langsung dengan Kecamatan Cisitu di bagian utara dan Kecamatan Jatigede di bagian timurnya. Dilihat dari posisinya, wilayah Desa Paku Alam berada di sebelah barat daya bendungan Jatigede dan bagian timurnya berbatasan langsung dengan Sungai Cimanuk yang berada di genangan bendungan Jatigede. Tidak mengherankan jika sebagian wilayah Desa Paku Alam sebagian menjadi genangan bendungan Jatigede ini.

Berdasarkan data Potensi Desa 2013 yang dikutip oleh BPS Kabupaten Sumedang, Desa Paku Alam memiliki status sebagai pedesaan dengan klasifikasi sebagai desa swakarsa. Secara topografis, wilayah Desa Paku Alam memiliki bentuk bentang permukaan tanah berupa pedataran dengan ketinggian wilayah tempat kantor desa berada sekitar 258 meter di atas permukaan laut. Secara geografis, wilayah Desa Paku Alam dikelilingi oleh wilayah-wilayah sebagai berikut: Desa Cigintung dan Desa Pajagan (kedua berada di Kecamatan Cisitu) di sebelah utaranya, Desa Jemah Kecamatan Jatigede dan Desa Cipaku di sebelah timurnya, Desa Cipaku dan Desa Karang Pakuan di sebelah selatan dan Desa Cisitu Kecamatan Cisitu di sebelah baratnya.

Secara administratif, wilayah Desa Paku Alam terdiri atas dua Dusun, empat Kampung dan delapan Rukun Warga serta 24 Rukun Tetangga. Dusun yang pertama yaitu Dusun Cilembu yang terbagi menjadi RW 01 – RW 05 serta RT 01 – RT 17. Dusun keduanya adalah Dusun Cisema yang terbagi menjadi RW 06 – RW 08, terdiri dari RT 18 – RT 24.

Berdasarkan data yang disajikan blog KKNM Unpad di Paku Alam tahun 2013, luas wilayah Desa Paku Alam sebesar 477 hektar. Luas wilayah tersebut terbagi ke dalam beberapa peruntukan yaitu digunakan sebagai lahan pesawahan seluas 150 hektar. Yang lainnya digunakan sebagai lahan perkebunan atau ladang seluas 99 hektar, tanah negara seluas 160 hektar. Sisanya merupakan lahan pekarangan dan pemukiman seluas 39 hektar dan lahan pangangonan seluas 27 hektar. Luas pesawahannya sendiri terbagi ke dalam dua jenis yaitu yang diairi dengan menggunakan irigasi seluas 120 hektar. Sementara 30 hektar tidak menggunakan pengairan irigasi.

Sementara berkaitan dengan jumlah penduduk yang mendiami wilayah Desa Paku Alam, berdasarkan data Potensi Desa tahun 2014 yang disajikan oleh BPS Kabupaten Sumedang sejumlah 1.899 orang. Rinciannya sebanyak 951 orang laki-laki ditambah 948 orang perempuan.

Berdasarkan Potensi Kecamatan Darmaraja tahun 2013 yang disajikan BPS Kabupaten Sumedang, sebagian besar penduduk Desa Paku Alam bergerak di bidang pertanian. Ini berbanding lurus dengan penggunaan lahan di Desa Paku Alam yang sebagian besar digunakan sebagai lahan pertanian baik pesawahan maupun ladang. Sebanyak 751 orang bergerak di sektor ini. Yang lainnya bergerak di bidang jasa, perdagangan, transportasi dan industri serta konstruksi. Sebagaimana wilayah lainnya di wilayah Kecamatan Darmaraja, Desa Paku Alam menghasilkan padi sebagai produk utama sektor pertanian. Produk pertanian yang dihasilkan Desa Paku Alam lainnya yaitu ubi kayu, kedelai, kacang hijau, ubi jalar, kacang tanah. Ada juga produk sayuran yang dihasilkan petani di Desa Paku Alam diantaranya kacang panjang, cabai, mentimun, dan tomat. Sementara lahan perkebunan warga di Desa Paku Alam menghasilkan buah-buahan dari jenis rambutan, mangga, dan sawo. Selain pertanian, ada juga warga Desa Paku Alam yang bergerak di bidang peternakan dengan memelihara ternak seperti ayam kampung, itik, entog, kambing, domba, sapi, kerbau, dan kuda.

Bekaitan dengan seni budaya, di Desa Paku Alam masih terjaga beberapa jenis kesenian tradisional. Ada beberapa kelompok kesenian yang masih memelihara seni tradisi diantaranya Seni Kuda Renggong, Seni Singa Depok dan Seni Jaipongan. Sementara bidang wisata di Desa Paku Alam, belum banyak potensi wisata yang tergali. Wisata yang sudah ada adalah wisata religi dengan adanya Situs Puncak Damar. Potensi lainnya sementara ini sedang digali yang berkaitan dengan bendungan Jatigede. Dengan adanya bendungan Jatigede diharapkan bisa memunculkan berbagai potensi wisata baik wisata air maupun wisata kuliner. Yang sementara ini sedang digarap oleh Perum Perhutani adalah wisata alam di Puncak Damar.

*Catatan: data sebelum tergenang bendungan Jatigede

(Sumber: BPS Kabupaten Sumedang dan KKNM Unpad)

Penulis

Kontributor: AMID 'Abdul Malik Imanuddin'

Diterbitkan pada 12 Februari 2016

Sharing

Detail Kontak

Komentar

Pemberitahuan!

Silakan lengkapi data komentar Anda...

Iklan Sumedang

Media Sosial

Grup Facebook Counting...
Grup Sumedang Tandang
Fan Page Facebook Counting...
@sutanyangka
Akun Facebook Counting...
@sumedang.tandang.7
Instagram Counting...
@sumedang.tandang
Twitter Counting...
@sumedangtandang
Google Plus Counting...
+SumedangTandangsumedangtandang