Logo Desa Cilembu

Desa Cilembu

Akses Lokasi

Keterangan:
  1. Berlokasi di pinggir jalan besar
  2. Bisa diakses menggunakan berbagai jenis kendaraan baik roda dua maupun roda empat
  3. Tidak dilewati Angkutan Umum

Suka ? Like & Share

Sekilas Kontak

Alamat Lengkap

Jl. Cilembu No. 46 Desa Cilembu Kecamatan Pamulihan


Lokasi

Desa Cilembu merupakan sebuah desa yang berada di wilayah Kecamatan Pamulihan. Wilayahnya meliputi daerah ketinggian di kaki Gunung Kareumbi bagian barat laut. Lokasinya berada di sebelah tenggara pusat Kecamatan Pamulihan. Jarak dengan pusat Kecamatan Pamulihan sekitar enam kilometer.

Berdasarkan data Kecamatan Pamulihan dalam Angka tahun 2014, pada tahun 2013 Desa Cilembu memiliki status sebagai pedesaan dengan klasifikasi sebagai desa swadaya madya. Secara topografis, wilayah Desa Cilembu memiliki bentuk bentang permukaan tanah berupa pegunungan. Secara geografis, wilayah Desa Cilembu dikelilingi oleh wilayah-wilayah sebagai berikut: Desa Cigendel di sebelah utara, Desa Cigendel, Desa Cimarias dan Desa Cinanggerang di sebelah timur, Desa Mekarbakti di sebelah selatan, serta Desa Haurngombong di sebelah baratnya. Secara administratif, Desa Cilembu terbagi ke dalam tiga buah dusun yaitu Dusun I, Dusun II dan Dusun III. Sementara juga Rukun Warga dan Rukun Tetangganya masing-masing sejumlah 11 RW dan 33 RT.

Berdasarkan pantauan Google Maps, wilayah Desa Cilembu merupakan hamparan lahan pertanian yang bercampur antara lahan perkebunan, ladang dan pesawahan serta kehutanan. Bagian barat laut sebagai daerah yang paling rendah digunakan sebagai lahan pesawahan. Sementara bagian tengah didominasi oleh lahan ladang dan perkebunan bercampur dengan pemukiman. Dan bagian tenggaranya merupakan daerah kehutanan di wilayah kaki Gunung Kareumbi.

Berdasarkan sumber data yang sama, pada tahun 2013 Desa Cilembu memiliki luas wilayah sebesar 352 hektar. Luas wilayah tersebut terbagi ke dalam beberapa peruntukan seperti sebagai lahan pertanian dan pemukiman serta peruntukan lainnya. Untuk luas wilayah yang dipergunakan sebagai lahan pertanian sebesar 217 hektar. Sisanya seluas 135 hektar dipergunakan sebagai lahan pemukiman dan pekarangan termasuk lahan fasilitas umum. Untuk lahan pertaniannya didominasi oleh lahan pertanian kering seperti perkebunan, ladang dan huma. Luasnya sebesar 169 hektar. Ini lebih luas jika dibandingkan dengan luas lahan pertanian berupa pesawahan yang hanya memiliki luasan sebesar 48 hektar.

Pada tahun 2013, Desa Cilembu dihuni oleh penduduk dengan jumlah sebanyak 4.919 orang. Dengan komposisi sebanyak 2.478 orang berjenis kelamin laki-laki ditambah 2.441 orang berjenis kelamin perempuan. Jumlah kepala keluarganya sebanyak 1.545 KK. Kepadatan penduduknya, setiap kilometer persegi luas wilayah Desa Cilembu dihuni oleh penduduk sebanyak 1.397,44 orang.

Melihat kondisi wilayahnya, sebagian besar penduduk Desa Cilembu memiliki mata pencaharian utama di bidang pertanian baik sebagai petani maupun buruh tani. Di samping pertanian ada juga yang bergerak di bidang jasa dan perdagangan serta transportasi. Untuk sektor pertanian, di Desa Cilembu terdapat produk pertanian yang menjadi unggulan bagi Kabupaten Sumedang yaitu ubi Cilembu. Ubi Cilembu telah terkenal bukan hanya di wilayah lokal Sumedang saja namun sudah mencapai luar Sumedang bahkan sampai luar negeri. Selain ubi Cilembu, sektor pertanian di Desa Cilembu juga menghasilkan berbagai produk lain seperti padi dan palawija. Kemudian lahan perkebunannya menghasilkan berbagai jenis buah-buahan seperti alpukat, mangga, pisang, jambu air, dan nangka. Dan terbaru, Desa Cilembu juga menghasilkan berbagai jenis tanaman obat-obatan tradisional seperti mengkudu, daun dewa, kumis kucing, kayu manis dan mahkota dewa. Kemudian ada juga penduduk yang bergerak di sektor peternakan dengan memelihara sapi perah yang menghasilkan produk susu sapi.

Terkait Ubi Cilembu, perkembangannya dimulai sekitar tahun 1982 dimana pada waktu itu Desa Cilembu menjadi desa percontohan untuk mengembangkan tape singkong dan ubi. Dari dua tanaman ini, ubi yang ditanam di wilayah Desa Cilembu memiliki rasa khas yang berbeda jika dibandingkan dengan ubi di daerah lainnya. Akhirnya, ubi yang dikembangkan di wilayah Desa Cilembu ini dinamakan dengan nama Ubi Cilembu. Dimulai saat itu, Ubi Cilembu semakin populer hingga ke luar wilayah. Dengan rasanya yang enak dan manis, tidak mengherankan jika Ubi Cilembu ini diterima juga di luar negeri seperti negara Singapura dan Jepang.

Untuk sektor seni budaya, di Desa Cilembu masih terdapat kesenian tradisional yang masih terpelihara. Jenis keseniannya diantaranya adalah Calung dan seni tari. Sementara sektor wisata, di Desa Cilembu terdapat objek wisata yang bisa menjadi tujuan wisata. Pengembangan sektor wisata di Desa Cilembu dilakukan dimulai pada tahun 2007 dengan dikembangkannya taman wisata Pangjugjugan. Taman wisata Pangjugjugan menyajikan suasana alam desa yang masih asri dipadu dengan berbagai wahana yang memanjakan pengungjungnya. Pengungjung bisa bercengkrama dengan alam, bisa mendengar desau cemara, merasakan gemericik air dan gemulai ikan seraya melihat elang terbang dengan gagahnya di udara. Kemudian ditambah dengan adanya taman wisata obat Togapuri yang menyajikan wisata yang berkaitan dengana tanaman obat tradisional. Di sini terdapat berbagai tanaman obat tradisional seperti mahkota dewa dan ginseng.

(Sumber: dari berbagai sumber termasuk BPS Kabupaten Sumedang)

Penulis

Kontributor: AMID 'Abdul Malik Imanuddin'

Diterbitkan pada 15 Oktober 2016

Detail Kontak

Komentar

Pemberitahuan!

Silakan lengkapi data komentar Anda...

Iklan Sumedang

Media Sosial

Grup Facebook Counting...
Grup Sumedang Tandang
Fan Page Facebook Counting...
@sutanyangka
Akun Facebook Counting...
@sumedang.tandang.7
Instagram Counting...
@sumedang.tandang
Twitter Counting...
@sumedangtandang
Google Plus Counting...
+SumedangTandangsumedangtandang